Thursday, 28 August 2014 5 comments

Cinta? Menurut lo gimana?

            Hai hai guys! Gimana kabar lo hari ini? Semoga lo dalam kondisi yang menyehatkan ya. Lo pernah jatuh cinta nggak? Berapa tahun umur lo mulai merasakan jatuh cinta pada orang lain pertama kalinya? Oke, kali ini gue akan share sama kalian, apa sih cinta itu? Listen to my opinion now!
Gue juga manusia biasa seperti kalian yang pernah ngalamin yang namanya jatuh cinta. Tapi, absurd nya zaman sekarang anak SD udah mengenal dunia cinta-cintaan. Aduuhh, jadi sotoi bocah SD sekarang tentang cinta, palingan yang mereka lakukan hanyalah cinta monyet. Hmm.. Bagi lo yang udah punya mantan pacar pernah nggak mantan lo bilang “Yank, aku nggak bisa hidup tanpamu..” Sekarang kalian yang udah putus, dia masih tetep hidup kan? Atau kalian yang sedang dalam masa-masa indahnya pacaran pas kalian makan di restoran bareng, sepiring berduaan. Duuh, yang realistis aja deh, kalian nggak kenyang kan makan sepiring berdua, mungkin pacar lo yang laki-laki itu baru nipis duitnya jadi cuma beli sepiring alasannya biar romantis. Sekarang banyak anak muda berpacaran di Indonesia. Gue menyayangkan hal itu terjadi. Kalau menurut gue sih, pacaran itu belum penting bagi kita yang masih bersekolah dan bergantung pada orang tua. Di negara-negara maju pacaran itu hal yang jarang, karena kebanyakan dari mereka ngejar karir setinggi langit. Hlaah, di Indonesia anak SMA aja bangga yang gaya pacarannya berangkat sama pulang dianterin pacar sambil kebut-kebutan. Aduuh, plis deh! Kalau nggak bolos sekolah buat pergi ke tempat yang sepi dan akhirnya lo tau kan, nggak sedikit dari mereka-mereka yang hamil di luar nikah. Bahkan, ada lelaki yang tak bertanggung jawab atas perbuatannya. Turut berduka gue bagi korban yang pernah mengalami. Sekarang, kalian harus sadar, PACARAN ITU NGGAK KEREN KARENA BISA MENDEKATI ZINA. Inget kata-kata gue, daripada lo nyesel nantinya. Gue aja yang sekarang jomblo bertahun-tahun fine fine aja tuh. Ga kayak sebagian orang yang mengejar cinta hanya untuk status, gilaaa tu bocah.
Gini, sebenernya gue juga mau menceritakan tragedi cinta versi gue, tepatnya cinta seorang sahabat. Dulu, gue punya sobat yang karib dan dia bener-bener perhatian sama gue dan kerennya, dia lihai masalah utak-atik komputer, juga bisa dibilang lumayan. Setiap hari dia selalu nanyain kabar gue, kondisi gue, udah makan apa belum and many more. Sebut aja namanya Dylan. Gue gak nyebut nama asli, takutnya dituntut sama dia, ehh. Nah, Dylan pernah satu SD sama gue. Kami mulai akrab pas Dylan suka sama temen sekelas gue. Duh, ini cinta monyet-monyetan yang gue inget. Gue yang saat itu baik hati dan tidak sombong bersedia ngebantu Dylan buat menghack hati temen gue, cieelah. Hingga suatu saat.. Dylan nyatain perasaannya ke temen gue, tapi apa daya dia ditolak mentah-mentah. Perjuangan dan semangat 45 kami sia-sia. Gue mencoba menghibur Dylan saat itu. Saking seringnya gue komunikasi sama Dylan semakin dekat hubungan kami. Saat gue duduk di bangku SMP kami masih berkomunikasi. Dia pernah nyatain kalo gue BEST FRIEND nya dia. Gue juga merasa saat itu best friend gue adalah Dylan. Nah, tragedi ini bermula saat Dylan sms gue dan sms itu nggak seperti biasanya. Nah, pulsa gue bokek alias habis, gue juga males buat ngisi pulsa karena Cuma Dylan yang sms dan sms-sms itu nggak penting bagi gue. Untung, modem gue membantu. Gue membalas sms Dylan lewat facebook. Anehnya, dia bertanya “lo udah punya pacar?”, “lo masih punya perasaan sama mantan?” dan pertanyaan aneh lain yang ia bicarakan. Karena gue udah bosen mau ngejawab apa, gue akhiri chat kami “Udahan dulu ya gue mau belajar, sorry pulsa gue habis.” Setelah beberapa jam ada pulsa masuk. Entah dari siapa, gue ya senenglah dapet rejeki tiba-tiba berupa pulsa gratisan atau pulsa nyasar. Setelah 5 menit kalo gue gak salah Dylan mengirim sms ke gue. Gue yang ada pulsa membalasnya dengan asal-asalan. Nah, pas itu....
“Za, lo mau nggak jadi pacar gue?”
Sms itu dikirim Dylan. Sontak gue terkejut. Gue juga sayang sama dia tapi nggak lebih dari sahabat. Dan gue juga takut kalo gue terima ntar hubungan yang semula sahabat hancur karena masalah percintaan. Gue putusin untuk menolaknya baik-baik. Setelah dipikir-pikir juga pulsa itu dari Dylan. Setelah beberapa menit dia membalas “Sorry Za hp gue kena hack sama kakak gue dan chat yang ada di facebook juga ulah jail kakak gue. Hehehe.” Gue lega. Hubungan gue dan Dylan berjalan baik seperti biasa tapi hanya dalam 2 minggu. Setelah itu, kami jarang berkomunikasi, aku juga menanyakan kenapa sikapnya yang berubah. Gue masih berpikir kalau Dylan masih tidak bisa menerima kenyataan. Jarang banget gue chatting an sama Dylan. Cuma kontak BBM yang bisa gue andalin buat mantau perasaan hatinya. Setelah beberapa bulan Dylan punya pacar baru gue sih nggak pa-pa, tapi feeling gue mengatakan itu hanya untuk membuat gue cemburu tapi I’m so fine! Hubungannya hanya bertahan 3 minggu. Dari personal message yang Dylan buat pasti tentang cewek. Dia gila akan cinta. Dia bukan mencari cinta yang tulus tapi untuk status. Dylan yang sekarang bukanlah Dylan yang ku kenal dulu. Dulu ia jarang update PM di BBM nya tapi sekarang ia menjadi artis RU(sering ngebuat Personal Message). Kalo boleh jujur guys gue bener-bener nggak cemburu sama Dylan yang ada malah kecewa. Dulu aja dia pernah bilang “Za, gue janji sebelum gue kerja gue gak akan pacaran!” tapi sekarang ia benar-benar melupakan prinsipnya yang elok. Gue juga menyesal Dylan meninggalkan sedikit sakit hati di gue, karena salah satu sahabat baik gue pergi tanpa alasan yang jelas. Guys gue sekarang sadar cinta bukan permainan tapi kalo lo bener-bener udah cinta sama sesseorang ya jaga hatinya dengan baik. Gue dulu juga pernah pacaran tapi sekarang udah beberapa tahun lamanya gue masuk dalam Kejora (Kelompok Jomblo Ceria) karena gue belum bisa menemukan sosok yang benar-benar tulus yang mau mencintai gue yang sebenarnya. Cinta memang butuh proses, cinta yang gue rasakan dari bokap sama nyokap gue lebih dari cukup. Dylan yang tega perlahan-lahan gue hilangin dari otak gue. Oiya kenang-kenangan manis yang Dylan tinggalin yang masih gue simpen yaa cuma capturan ini J
Sms manis Dylan
Thanks buat lo yang udah nganggep gue temen terbaik lo dan ninggalin secuil sakit hati yang masih tersisa. Say good bye to you Dylan. Gue bisa nyimpulin everything will be alright with God and true love. True love gue saat ini ya keluarga gue :’D



Readmore → Cinta? Menurut lo gimana?
 
;