Bicara Tentang Kekinian

           Hujan baru aja reda dan pasti ada suatu kenangan yang terbesit saat hujan. Entahlah, sepertinya hujan emang spesial buat gue. Btw, kenapa ya gue udah dua kali buat puisi (menurut gue) kok pada komen kalo itu syair? Ah, emang gue ngga bakat ya kalo yang mellow-mellow gitu. Tapi, gue tetep nganggep itu puisi sih hehe..
            Pada malam yang syarat akan kesyahduan ini, gue akan membahas yang lagi trend di anak muda sekarang. Kalo orang bilang sih yang lagi “nge-hits”. Ironisnya, banyak anak muda yang rela melakukan apa pun supaya bisa dapet julukan “hits” itu. Bahkan ada yang melupakan aturan-aturan agama demi nge-hits itu. Langsung aja yuk pembaca blog gue yang in shaa Allah ngga pada kebelet hits.
            Pertama : color run party
Yep, yang lagi hits di kota gue adalah color run party. Setau gue, setelah acara nanti baju mereka akan berwarna-warni. Apa sih manfaat dari party ini? Bukankah, cuma buang-buang duit aja? Lagipula saat acara berlangsung terjadi ikhtilath (campur baur antara cowok dan cewek), hal itu kan dilarang sama Allah. Kita hidup di dunia siapa? Aturan siapa yang wajib ditaati? Sobat, jangan cuma memburu kesenangan di dunia yang fana ini yap, karena akhirat adalah kekal. Besok malaikat ngga akan bertanya “wahai fulan, apakah engkau pernah mengikuti color run party?” NO WAY!!
            Kedua : mendaki gunung
Kegiatan ini memang seru kata mereka. Dengan bangga mereka mengupload foto ”yang biasanya” kertas ditulis pake spidol terus ngasih salam ke someone gitu deh. Is it wrong? No. Tapi, adab-adabnya juga harus dijaga bagi para pendaki gunung, atau yang hobi menaklukan puncak suatu gunung. Biasanya sih kaum Adam yang menggandrungi kegiatan ini. Tapi, apakah mereka akan terlihat keren dan kuat saat berhasil menaklukkan puncak suatu gunung? Bahkan gunung tertinggi di dunia pun? Enggak! Cowok yang keren dan kuat itu adalah mereka yang ringan kakinya untuk melangkah ke masjid untuk sholat berjamaah 5 waktu. Yang paling bisa disebut sang ksatria adalah mereka yang selalu sholat Subuh berjamaah di masjid. Nggak gampang lho buat sholat Subuh berjamaah di masjid. Banyak banget godaannya. Tapi, pahalanya bisa bikin semangat 45. Nih hadistnya, Rasulullah Muhammad Saw bersabda “Barang siapa mengerjakan shalat Isya dengan berjamaah, dia seakan-akan mendirikan shalat separuh malam, dan barang siapa melakukan shalat Subuh dengan berjamaah, maka dia seakan-akan mengerjakan shalat sepanjang malam.” (HR. Muslim) Nah, gimana. Masih pengen mendaki yang mungkin kadang waktu shalat bisa tertunda atau jadi ksatria Subuh? Mendaki boleh aja kok asalkan shalat tetap dijaga dan menjaga adab-adab Islam.
            Ketiga : pakai baju kurang kain
Fenomena ini gue lihat pada kaum Hawa yang mirisnya mereka dengan bangga memamerkan auratnya pada lelaki ajnabi, naudzubillahi min dzalik. Wahai perempuan, jagalah aurat lo. Sekarang, di TV banyak kasus pemerkosaan. Gue merasa ngeri setiap mendengarnya. Bahkan berita terbaru ada anak umur 9 tahun memperkosa anak umur 13 tahun. Gue rasa, kita ngga bisa langsung aja cuma nge judge pelaku pemerkosa. Bisa jadi, disitu lingkungan yang buruk atau emang si perempuan ini pake baju kurang kain atau gimana yang bisa mengundang syahwat kaum lelaki. Maka dari itu, yang belum berhijab yuk berhijab. Sedikit demi sedikit mari berhijrah sebelum kain kafan membungkus. Disini gue juga mau beropini, itu lho..kasus pemerkosaan dan pembunuhan dimana para pelaku hanya mendapat hukuman 10 tahun, gue rasa itu bener-bener ngga adil! HUKUMAN RAJAM SEHARUSNYA DIBERLAKUKAN BAGI PARA PELAKU KEJAHATAN SEKSUAL!!! Maafkan, gue nulis hurufnya di capslock semua, di bold, tanda pentungnya banyak pula. Gue greget! Akhir-akhir ini banyak banget kasus pemerkosaan di Indonesia. Seharusnya pemerintah menindak tegas para pelaku. Di negara-negara lain hukuman seperti kebiri, hukuman mati, dan rajam sudah diberlakukan dan alhasil kejahatan seksual bisa berkurang drastis. Ayolah, Indonesia juga harus bisa menerapkan hukuman yang tegas bagi para pelaku. Ada yang bilang kalo hukuman mati, kebiri, dan rajam itu semua melanggar HAM. But,open your eyes dude! Kalo pelaku ngga ditindak tegas mereka ngga akan jera, dan kemungkinan kejahatan serupa akan terulang. Kan kalo hukuman seperti kebiri, rajam, dan mati diterapkan, semua orang akan berpikir keras untuk melakukan kejahatan seksual! Hmm, greget bener gue. Serius. Kalo gue boleh usul, di Indonesia harusnya diterapkan hukuman rajam. Lo tau nggak apa itu rajam? Bisa disebut rajam adalah hukuman mati dengan cara si pelaku diletakkan dalam tanah setinggi dada kemudian dilempari batu sampai meninggal dan hal tersebut disaksikan banyak orang. Dengan adanya hukuman ini yang sesuai dengan aturan Islam dan pasti membuat takut para pelaku, in shaa Allah kejahatan seksual di Indonesia akan berkurang. Ya gitu deh, jadi ngga usah pakai baju kurang kain yak! Mending berhijab ntar keliatan makin anggun dan cantik menurut Allah karena taat padaNya.
            Tiga hal itu emang baru kekinian kan? Relatif, bisa iya bisa engga. Oiya, masih pada kuat kan buat baca? Gue nulis malem-malem kayak gini karena gue ngga bisa tidur, yaudah deh gue kepikiran buat ngeblog aja. 

            Masih tentang kekinian. Kenapa sih kebanyakan manusia pengen ikut-ikutan trend masa kini tanpa peduli hal tersebut bermanfaat bagi dirinya atau ngga. Uang terbuang sia-sia, mendingan uang itu bisa dipakai buat menyantuni anak yatim, bershadaqah, atau untuk memberi bantuan materi pada saudara-saudari Muslim kita yang di Aleppo. Hmm, kasian mereka. Kan kalo uang digunakan untuk hal-hal positif kayak gitu, in shaa Allah bisa bahagia dunia dan akhirat. Ayolah, kita berpikir dalam jangka waktu panjang. Kesenangan dunia ini cuma menipu ntar di akhirat nangis guling-guling karena menyesal. Sekali lagi, pesan gue buat lo semua. Eh bentar, jadi gini..gue nulis di blog ini juga sebagai self reminderplease kalo ada hal yang salah segera ngomong ke gue yap, bisa via surel di azaliazalfaa@gmail.com pesen gue buat kalian semua, juga buat gue sendiri. “Bukan seberapa kita nge-hits, tapi seberapa bermanfaat buat orang lain.” Ya, kalo ngehitsnya di penduduk langit pasti cita-cita semua Muslim donk karena Allah ridho sama kita terus Allah sering cerita ke penduduk langit. Semoga kita ngga kebelet hits di dunia yap, tapi bisa ngehits di penduduk langit. Aamiin.

Comments

  1. Bener gan, orang butuh waktu dan biaya untuk menaklukan gunung sedangkan ke masjid tak perlu banyak biaya dan tenaga. Tapi orang lebih memilih mendaki gunung, sepertinya diakhirat nanti akan banyak orang menyesal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, untuk mendapat syurga begitu mudah dan murah. Namun, untuk hal2 yg duniawi begitu mahal dan malah banyak diburu.

      Delete
  2. Thanks infonya min

    ReplyDelete
  3. Thanks infonya min

    ReplyDelete
  4. semoga kita termasuk org yang di jaga Shalatnya

    ReplyDelete
  5. denar sekali, Bukan seberapa kita nge-hits, tapi seberapa bermanfaat buat orang lain

    ReplyDelete
  6. Kenapa manusia pengen banget melakukan hal kekinian? Mungkin ada perasaan pengen disanjung kayak wah gw keren loh udah naklukin gunung ini bla bla
    Dan ujung2nya ria
    Bolehlah ikut hal2 kekinian asal engga ria
    Kayak naklukin gunung tapi diem2 j ga mw orang2 pada tw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya, begitulah manusia.. Toh apa sih yg bs dibanggain, kalau dunia ini akan berakhir sunyi saat hari Kiamat tiba, hmm

      Delete
  7. Sebenarnya sih perilaku yang kurang baik dari pendaki gunung adalah tidak pulang dengan sampah-sampah yang mereka bawa.. Namun saya percaya tidak semuanya seperti itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, setiap manusia berbeda. diantara mereka pasti masih ada yg peduli akan lingkungan

      Delete
  8. Ada pepatah mengatakan ...
    Anak muda masa kini
    " gunung di-daki !
    " Lautan di sembarangi !
    " Mesjid di lewati "
    Hebat kan ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi, ngga semua anak muda sih.. masih ada anak muda yg jalannya lurus

      Delete
  9. kalau guwe komen disini kayaknya bakalan banyak komen guwe nih.

    dari segi tulisan, hemat guwe sih ini semacam tulisan yang terlalu lama mengendap, akhirnya duaar meledak.

    yang perlu guwe garis bawahi, tentunya menilai sesuatu jangan dari persepsi saja, alangkah baiknya jika disertai solusi kayaknya akan makin meledak namun terasa indah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mengendap pada kedalaman brapa coba haha..
      Solusinya udah gue tulus kok,coba baca ulang

      Delete
    2. itu bukan solusi mbak, tapi nasehat ... solusi yang solutif.

      Delete
  10. color run emang acara yang anak muda banget sih, jadi wajar kalau lagi hits. temen2 gu sih banyak yang ikut udAH..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yak, dan semua orang punya definisi berbeda mengenai cara bersenang-senang

      Delete
  11. Kebanyakan yang kekinian sekarang ini ya pake baju kurang bahan. Nanti pas giliran dilirik dibilang muka mesum. Padahal yang salah siapa coba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa jadi kedua belah pihak. Yg laki2 seharusnya bisa menjaga pandangannya dan inget kalo Allah melihat. Yg perempuan seharusnya bs memakai pakaian yg sopan

      Delete
  12. Setuju banget ma hukuman buat para pemerkosa. -,-

    ReplyDelete
  13. Iya daripada baju dicoret-coret lebih baik dikumpulkan kemudian disumbangkan kepada yang membutuhkan ya, mbak Zalfaa :)

    ReplyDelete
  14. saya milih gak ikut arus kekinian. Selain emang lebih demen anti mainstream, capek karena trend gak bakal ada habisnya dan terus berlari, dan modal kurang. HAHAHAHAHAH

    ReplyDelete
  15. Bener Zalfa. Aku juga nggak suka deh liat cew pke baju kayak kurang kain... Tau kan cowok makhluk visual. Kadang mereka kayak kucing. Di suguhi ikan gratisan...jangan salahkan kucingnya klo langsung dicolong dengan lahap!

    ReplyDelete
  16. Nggak lah mba, masa dengan ngikutin color run party, naik gunung, pakai baju minim itu dibilang kekinian? Itu sih udah gak jaman lagi.. Ya walau aku gak suka ke-3 jenis ini, aku tetap eksis hehehe.. Eksis di rumah sendiri

    ReplyDelete
  17. Nge-hitz di penduduk langit ( impian ) yang dapat terwujut jika kita dapat berusaha

    ReplyDelete

Post a Comment

Don't give any spam please :)

Popular posts from this blog

Lelaki Sholeh Idaman Surga

Ketika Seorang Muslim dan Muslimah Jatuh Cinta

Pengalaman Menggunakan Sebuah Cadar