Kepingan Kisah Tentang Manchester

doc pribadi, once upon a time in my life, a marvelous moment to remember


            Halo semua! apa kabar? Iya, gue tau, indonesia sedang berselimut duka, semoga temen-temen dalam keadaan sehat yaa dan selalu dalam lindungan-nya yaa.. Udah, buat sekarang nurut aja apa yang diinstruksikan pemerintah buat #dirumahaja. Lo bisa kok melakukan beberapa hal di sela-sela wfh biar ga stress, kayak masak, baca buku, decluttering, rapiin lemari, olahraga di rumah seperti guling-guling di lantai sampai berkeringat, nyapu lantai biar kinclong, bacain blog zalfaa *eh. Apalagi? Hmm ya gitu deh, gapapa ndekem atau tinggal di rumah atau di kost masing-masing dulu. Bukankah terkadang dengan jarak, sepotong rindu bisa tercipta? uhuk.
            Nah, gue mau cerita. Sekelumit cerita asem manis yang baru aja gue alami. Sebenernya waktu nlulis ini gue merasa sedikiti pusing, mungkin karena sering di depan layar kali yaa entah itu buat belajar online, cari informasi, baca berita, eh atau nulis berita juga. Hmm, gapapa, nikmati..
            Gini.. di kampus gue kan ada program global challenge (gc) tuh. Nah gc ini termasuk salah satu programnya international office (io) uns buat nge-challenge mahasiswanya ke luar negeri. Dari maba gue udah pengen coba ikut program ini. Tahun kemarin bareng 2 sobat terbaik gue, syaf sama teteh lany berusaha buat proposal eh mepet deadline, yo gaisa akhirnya.
            Di tahun ini, gue pun mencoba cari program. Nah jadi tuh gaes gc ini memberi beasiswa berupa tiket pp, akomodasi, dan biaya makan. Kalau biaya program, pembuatan visa dan paspor itu ditanggung pakai biaya sendiri, cmiiw. Nah supaya bisa ke luar negeri kita harus cari program yang sesuai dengan jurusan kita biar kemungkinan keterimanya tinggi. baru dah kalau lo udah nemu program, juga ada sedikit uang tabungan buat cover biaya yang ga dihandle io, gass lah bikin proposal.
            Alhamdulillah saat itu gue nemu program di manchester, uk. rasanya hati udah berbunga-bunga membayangkan bisa menuntut ilmu di negara maju dengan peradaban modern juga jadi bonus buat jelajah indahnya inggris. Gue kan selalu membiasakan positif thinking in any how yak, jadi saat itu gue yaqueen banget kalau bakal di-acc proposal yang gue ajukan. Dengan pertimbangan proposal yang mau buat aja sebelumnya gue harus konsul sama mba syifa, doi anak teknik kimia yang tahun lalu berhasil tembus ke uk, dan programnya sesuai banget. Hh, entahlah. Tahun kedua kuliah ini di tahun 2020 kan angkanya cantik yaa, pengen gitu merealisasikan salah satu mimpi besar.
            Eh gue belum cerita yaa, kalau apa yang gue tuliskan di 2019 alhamdulillah bisa tercapai di 2020. Apakah itu? hoho, inshaallah next post yaa!
            Back to topic..
            Bermodalkan bahasa inggris yang pas-pasan, gue kirim beberapa pertanyaan tuh ke admin dari college yang hendak gue tuju. Dan, di luar ekspektasi gue, cs nya gercep pisan euy! Ramah pula. She said “feel free to ask”
Ok. Hati gue semakin membumbung tinggi dengan harapan. Kilauan cahaya harapan, semakin menyilaukan mata, dengan harapan cs ini gabakal ghosting yang berakhir dengan “udah dulu ya, gue mau ke kutub utara, mancing bareng bare bear”, eh apaan sih zal, next next..
Nah, alhamdulillah juga, gue punya lingkungan yang suportif buat dukung gue mencapai mimpi ini. Ada syaf dan teteh yang uwuw banget dalam suka duka (really, i’m thankful that allah sent me two kind-hearted muslimah i ever known), adha yang semangat ajakin bikin paspor, mba syifa yang mashaallah humblenya, dan terutama keluarga gue yang iya-iya-in aja kalau itu berhubungan dengan edukasi dan ga aneh-aneh.
Terus nih ya, gue udah dapet tuh angka kasar berapa biaya yang kira-kira bakal gue butuhkan buat ke uk. bagi gue yang masih mahasiswa belum tingkat akhir ini, kaget dengan angka segitu yang cukup fantastis, ya kaget aja sih gasampai semaput kok. Ok, gue mengira-ngira apakah uang gue cukup buat mengcover biaya pribadi? Mmm.. mmm.. mm..
Ya mepet sih, eh bukan mepet tapi minus banget malah. Heu, harusnya gue ngikut nasihat di dasadharma pramuka buat rajin menabung dan gemar menolong sesama wkwk. Tapi, yah namanya pemuda. Gausah kebanyakan mikir yang penting action, gue yakin selama niat kita ada kebaikannya, pasti ada aja jalan ga disangka-sangka di tengah perjalanan.
Dan ya, entah gimana bisa nutup biaya yang kurang dan i have no idea exactly, gue tetep melanjutkan hingga hampir finish.
            Sampai sini sepertinya cerita gue bakal happy ending yaa kayak cerita-cerita di negeri dongeng but well i’m not a princess, this isn’t a fairytale, ga semuanya happy ending kawan :)
            So, in the end, gue tinggal minta loa alias letter of acceptance ke mbak-mbak admin yang ramah itu. dan, setelah kami cukup akrab dan ga terlalu formal bahasanya, dia tanya “by the way, where are you come from?” intinya menanyakan darimana sih asal gue, mm di awal kayaknya gue udah ngisi id tapi lupa dink. Ya gue jawab indonesia donk, mau gue jawab bumi takut ditimpuk sandal.
            Dan, satu hari..
            Dua hari..
            Tiga hari..
            Eii, kemanakah puan pergi? Gue mulai was-was nih. Apakah ada yang salah kalau gue seorang indo. Mm, gapapa. Gue masih berpikir positif, mungkin mbaknya sibuk, atau baru bikinin loa buat gue dan ternyataa :’) hampir sepekan donk e-mail gue tak terbalaskan.
            Gue berpikir keras. Kenapa yah. Kok bisa. apakah doi pernah punya pengalaman buruk dengan warga +62? Apakah doi pernah kena tipu calo tiket kereta di indo? Atau apakah sandal doi pernah ilang sebelah dan pelakunya indo?
            Berkecamuklah pikiran-pikiran aneh di kepala gue. Dan
            aha! ternyata ini, bikin kamu terkejut!
            eh, emm, jadi gini, gue kontakan sama mbak admin tu gajauh juga pas dari pemberitaan kasus pelecehan seksual terbesar di inggris sepanjang sejarah dan pelakunya adalah mm yaah orang indo masih hangat. Dan lagi, kejadian pelecehan seksual itu di manchester, kota yang bakal gue datengi. Gue langsung ber-o o o o o.
            Mm, yah awalnya gue masih denied dan kecewa sih, kan mereka negara maju yah. Ga seharusnya mereka generalisasi orang indo seperti itu. seperti koruptor yang berdasi misalnya, apakah dengan begitu otomatis semua orang yang berdasi bisa disebut koruptor? Of course no! It depends on individual itself. Hmm :(
            Itu padahal udah h-2 apa yah gue lupa, pendaftaran di io mau ditutup. Gue pun memutuskan untuk cari program lain siapa tau ada. Dengan sedikit frustasi, gue masih searching program. Dan yaah, sesuatu yang mendadak itu gapernah maksimal hasilnya. Nihil, gue ga dapat program
            Yaah.. *menghela napas.
            Jujur yah, gue kecewa sih. Padahal tinggal sedikiiit aja! Argh.
            Eh tapi eh tapi..
            Jalan allah gapernah salah dan gapernah ngecewain! Gajauh setelah itu, yah seperti sekarang covid 19 alias virus corona telah tersebar masif, bahkan udah masuk indo! *emotkagetadaduatangan
            Gue turut berduka atas apa yang terjadi namun di sisi lain gue seharusnya pula mengucap syukur pada allah ta’ala atas perlindungan yang diberikan ke gue. Iyaa, coba kalau gue dapet loa, kemungkinan perjalanan ke uk terlaksana tapi naudzubillah gimana rasanya kalau pas itu corona juga ada :’) aah, dia memang yang terbaik! Selalu tahu apa yang terbaik bagi gue. ya walau gue belum tau juga sih apakah proposal gue bakal di-acc sama io ga wkkw tapi karena gue selalu optimis orangnya dan mungkin terlalu optimis dan juga positive thinking ya iya iya aja wkwk, jangan ditiru ya yang bagian terlalu optimis.
            Zalfaa! Lagi-lagi.. sebuah kejutan bukan? :’)
            Dan sekarang, ketika gue bisa berpikir jernih, gue bisa menangkap beberapa hikmah, allah inginkan keselamatan gue dengan menunda kepergian ke luar negeri agar terhindar dari corona. Hikmah kedua adalah mungkin ini teguran allah biar gue ga terburu-buru, soal finansial, gue harus nabung lebih biar ga ketir-ketir, syukur-syukur ga usah ngerepotin ayah mama. Hikmah terakhir adalah don’t put your happiness into unpredictable stuff. Pahit ya kalau berharap sama selain dia. udah sih itu aja. Udah malem nih hampir midnight, selamat rehat yaa pembaca setiaku hehe. Semoga keadaan lekas membaik yah :) waspada boleh, panik jangan. after we do some ikhtiar, let allah do the rest. Stay safe!

Telah Ada yang Menunggumu

took randomly, senior high school vibes, alone,
@semarang, 2016


               
Berkaca pada waktu yang terus berputar, aku tahu rasa khawatir itu pasti ada. Ketika teman kanan kirimu mulai melontarkan candaan yang menurut mereka lucu dan kamu tertawa, namun bukankah secara diam-diam pula hatimu ikut terluka?
                Karena itu kamu mulai semakin gelisah. Menggapai asa dengan cara apa pun itu. akhirnya, kamu pun bertemu dengan seseorang. Katamu dia orang yang baik, namun dengan tegas pula aku menggeleng, laki-laki yang baik adalah ia yang berani memintamu pada ayahmu bukan dengan jalan seperti itu. namun, tetap saja, kau yang kasmaran tidak peduli akan celotehku.
                Sungguh, kamu indah. Tak perlu menunjukkan bahwa kelopakmu harum dan megah pada seluruh isi dunia. Biarkan ia terus mekar hingga waktu itu datang. Sehebat apa pun kamu setia, sekeras apa perjuanganmu, kalau kata allah dia bukan yang ditakdirkan untukmu, kamu bisa apa?
                Percayalah, akan ada orang baik dan keren bagi mereka yang terus memantaskan diri dan berusaha menjadi lebih baik dari hari-hari sebelumnya. Telah ada yang menunggumu dan kamu harus yakin itu. aku tahu kamu orang yang berhati baik, tak usah berlelah hati untuk menjaga jodoh orang lain. Karena jodoh? Ada di tangan allah.
                Sungguh, aku menulis begini karena tidak ingin kamu layu sebelum waktunya. Kelopakmu tidak boleh rusak walau setitik. Jangan takut untuk sendiri. Kamu adalah wanita yang hebat, kesendirian ini bukan berarti kamu tidak bahagia. Lupakan perkataan mereka yang mengatakan bahwa kamu telah melewatkan kesenangan duniawi. Kamu berhak bahagia dengan caramu sendiri.
Jadikan, waktu-waktu ini untuk terus memperbaiki diri agar ia yang datang, adalah yang takut pada allah lagi berhati baik. tidak ada yang lebih indah daripada dua orang yang saling mencintai karena-nya. Sebuah hubungan yang dilandasi keimanan, sungguh lebih menenteramkan.
Karena itu? mari hangatkan jarak dengan ia yang ditakdirkan dengan terus menguntai doa.
Dan terakhir, selamat malam penantian. Terima kasih sudah mau bersabar hingga sejauh ini. Aku tahu, tidak mudah untuk menahan rasa yang meluap. Namun yakinku? Telah ada seseorang yang dipersiapkan-nya. Jodoh itu dibentuk. Maka, mari lihat bagaimana kualitas kita sekarang, itulah yang akan datang. Dan tidak ada yang lebih membahagiakan daripada menemukan seseorang yang ingin bahagia melaluiku dengan ridho-nya.


Kutulis untuk teman baikku yang telah bercerita tentangnya
Semoga hatimu dalam keadaan baik yaa..
               


Suatu Tamparan Hari Itu

dokumen pribadi



Rintik hujan menembus batas pikiran. Mengangkasa hingga lupa antara ekspektasi dan realita. Meneguk segelas teh hangat yang baru saja dibuat. Kurang kerjaan apa coba, di tengah malam membuat secangkir teh hangat. Ah, tidak juga, untuk menghangatkan badan, termasuk hal yang berfaedah.
....menjelang dhuhur
kamu tidak berhak seperti itu.” katanya di sela-sela napas yang tersengal setelah berlari menghindari hujan. Kemeja denim yang ia kenakan terlihat sedikit basah terkena rintik hujan.
apa maksudmu?” aku balik bertanya.
Ia hanya diam.
memangnya apa yang salah? Memang fakta bukan? Sangat menyebalkan!”
Ia masih diam.
mimpi apa semalam, dapat partner seperti kamu!  Kalau seperti ini kapan selesai mendata satu kelurahan. Satu rt saja repot bukan main ditambah sikapmu itu!” menghela napas panjang dan tampak frustasi. Bayangkan saja, bisa-bisa  1 rt butuh waktu pendataan 3 hari 3 malam dengan si perfeksionis ini!
Aku yang mengekor di belakangnya terkejut ketika secara tiba-tiba, ia membalikkan badan dan menatapku lurus, tanpa ekspresi yang bersahabat.
kamu lupa. Dulu bukannya pernah update story mengenai salah satu kutipan di buku bumi manusia yaa? Katamu, itu favoritmu. Omong kosong!”
Aku mengernyitkan dahi. Mencoba mengingat detail yang ia maksud. Seketika, aku teringat sesuatu. Mulutku persis membentuk huruf o.
“bukankah kamu sendiri yang bilang bahwa manusia terpelajar harus adil sejak dalam pikiran. Itu yang kamu bagikan dari karya pamoedya ananta toer. Namun, hari ini kamu malah dengan mudah menghakimi orang lain. Kau tau kenapa tadi kang nurdin ngebut sampai air genangan di jalan mengenai rok panjangmu? Dia terburu-buru, anaknya sedang sekarat di puskesmas kecamatan sebelah setelah tertabrak sepulang sekolah! Ingat, sesuatu yang nampaknya buruk belum tentu memang seperti itu. adil dalam pikiran, adil dalam pikiran!”
Aku tertegun. “oh ya, dapat info darimana?”
Ia menunjukkan sebuah pesan di grup whatsapp.
kini aku yang terdiam seribu bahasa.
sudahlah, manusia memang terkadang khilaf, termasuk saya. Lain kali pikiranmu harus lebih sehat. Sana segera pesan makanan kesukaanmu, setengah hari bukanlah waktu yang singkat. Ohya, kali ini biar saya yang bayar, kemarin ada 2 klien yang menghubungi untuk sebuah project. Makannya tidak usah 30x kunyah, mereka sudah menunggu kita.”
Aku hanya menunduk. Orang ini, kalau ngomong ceplas-ceplos tidak pakai filter,harusnya ia tahu bahwa perempuan itu perasa, tapi bagaimana pun apa yang ia katakan memang benar. Ya sudah, pedas saja di awal daripada pahit di akhir. Terima kasih!

surakarta, 8 februari 2020
-tengah malam yang dingin

Acceptance is the Key


dokumen pribadi. ketika mengambil jeda @black bird coffee shop

Well, sebelum gue menulis lebih lanjut gue pengen mengutip sebuah ayat yang ada dalam al qur’anul karim
            bisa jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan bisa jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (qs al baqarah : 216)
Gue mau sedikit cerita. Jadi alkisah, ketika itu gue sedang berada dalam masa-masa yang penuh dengan tanda tanya dan perenungan.. Ilmu psikologi bilang sih namanya quarter life crisis. Ya, alhamdulillah gue telah melewati masa-masa itu. temen-temen udah tau kan apa itu quarter life crisis. Hah? Belum tau? Eh gimana, udah tau tapi sedikit? Hmm, gue jelasin secara singkat deh..
            Mengutip pada laman hallosehat, quarter life crisis adalah sebuah periode ketika seseorang merasa cemas, ragu, gelisah, dan bingung terhadap tujuan hidupnya, mereka terkadang juga mengkhawatirkan masa depan dan kualitas hidup seperti besok mau jadi apa, kehidupan asmara bakal gimana, hubungan dengan orang lain, dan kehidupan finansial yang diidamkan. Quarter life crisis ini bisa menyerang millenial berumur 20-30 tahun, tapi ada juga sih yang umur 18 tahun sudah mengalami masa-masa ini.
            Nah beberapa gejala kalau teman-teman mengalami quarter life crisis yaitu mulai mempertanyakan hidup, kurang motivasi, merasa hanya jalan di tempat, tidak bahagia dengan pencapaian yang didapat, bingung mau keluar dari zona nyaman atau ngga, dsb. Hmm, ngga enak banget kan ketika lo mengalami quarter life crisis?
            Ada suatu hal sih yang menurut gue, hal tersebut adalah kesalahan terbesar gue dalam menentukan dan memilih sesuatu. Setelah udah berjalan beberapa masa, gue baru sadar kalau pilihan gue itu salah and as you guess, gue sering merenungi apa yang menjadi pilihan gue itu. ngga jarang gue nangis mempertanyakan dan menyesali itu semua. rasanya sakit gaes! nyesek sejadi-jadinya! Dan imbasnya gue jadi ga produktif, cenderung membatasi diri, astaghfirullah huhu..
            Sampai suatu ketika, ketika itu, gue jadi koordinator di suatu acara. Dan gilanya, gue menjadi koor sie acara, yang mana lo tahu, anak acara itu harus bakoh dalam segala hal, pemikiran ga boleh stress biar rancangan acaranya cakep. Pas itu deadline rundown, perkap, dll udah ditagih sama sie lain. Di sisi lain, gue masih merenungkan apa yang menjadi pilihan gue itu. pas itu kelas pagi, gue duduk agak di pojok. Pikiran bener-bener kalut! Semrawut! dosen baru jelasin apa bagaikan paduan suara yang terngiang, cuma masuk telinga kanan keluar telinga kiri. Gue bener-bener kacau hari itu. ekpresi muka gatau dah kayak gimana. Sampai temen gue menegur “zalfaa baru sakit?” gue hanya menggeleng dan memaksakan sedikit senyum.
            Nah ketika gue merasa semua terasa berat, menyesakkan, dan kepala rasanya gakuat buat mikir, gue putuskan untuk buka aplikasi al qur’an di hp. gue buka ayat secara random dan saat itu yang terbuka adalah qs al ahzab. Saat itu diceritakan mengenai sebuah peperangan, ada satu ayat yang sangat menohok bagi gue
            “(yaitu) ketika mereka datang kepadamu dari atas dan dari bawahmu, dan ketika tidak tetap lagi penglihatan(mu) dan hatimu naik menyesak sampai ke tenggorokan dan kamu menyangka terhadap allah dengan bermacam-macam purbasangka. Disitulah diuji orang-orang mukmin digoncangkan (hatinya) dengan goncangan yang sangat.” –qs al ahzab 10 – 11
            deg!
            gue banget nih!
            Gue merasa ayat itu adalah analogi dari masalah yang menekan gue dari segala hal, entah mood, psikis, waktu, dll, dan diibaratkan gue itu udah nyesek-senyeseknya.
            Lalu, ketika gue asyik dan larut dalam membaca terjemahan ayat, gue kembali menemukan penyejuk jiwa
            katakanlah : “lari itu sekali-kali tidaklah berguna bagimu, jika kamu melarikan diri dari kematian atau pembunuhan, dan jika (kamu terhindar dari kematian) kamu tidak juga akan mengecap kesenangan kecuali sebentar saja” –qs al ahzab 16.
            Disini hati gue mulai bergetar, mata gue sedikit basah. Yaa rabb, gue merasa gue lupa akan hakikat hidup sebenarnya. Gue mungkin bisa aja lari dari masalah but dude that’s not the kind of the winner. Pengecut itu namanya! Dan yang paling bikin gue tertampar adalah gue lupa. Iya, gue lupa. Gue lupa akan kehidupan akhirat. Kalimat “kamu tidak juga akan mengecap kesenangan kecuali sebentar saja.” wahai, betapa singkat kesenangan duniawi ini. Duhai jiwa yang telah silau akan gemerlapnya duniawi, kembalilah pada seruan tuhanmu, huhu.
            Puncaknya, ketika gue baca terjemahan ayat “dan jika kamu sekalian menghendaki (keridhaan) allah dan rasul-nya serta (kesenangan) di negeri akhirat, maka sesungguhnya allah menyediakan bagi siapa yang berbuat baik diantaramu pahala yang besar.”
            Fix, gue gabisa menahan air mata. Gue hanya menunduk ketika itu, dan alhamdulillah jilbab yang gue kenakan saat itu ada pet-nya, jadi mata ga keliatan dari samping. Gue nangis ketika itu, iya, ketika dosen entah menjelaskan hal apa. Dunia gue seakan berhenti sejenak untuk menyadari betapa dia adalah maha penyayang, ada kehidupan setelah kehidupan yaitu akhirat dan dia sebaik-baik pembuat skenario.
            Dari situ, gue mencoba untuk berbenah. Apakah segala kesibukan yang gue lakukan selama ini semu? Seolah-olah terlihat menuju kebaikan namun apakah dia juga ridho? ya allah.. aku sadar, betapa lalainya diri ini dari mengingat-mu. Berdoa hanya sekadarnya saja, di sela-sela kesibukan, rapat dan organisasi, aku memang meminta pada-mu, namun apakah aku menghadirkan hati ketika berbincang dengan-mu? :’)
            Gaes setelah kejadian itu, gue bisa legowo kalau orang jawa bilang. Legowo itu maksudnya bisa menerima dengan ikhlas atas segala apa yang telah gue pilih. Dan mau gamau, gue harus siap menjalani konsekuensi dari sesuatu yang gue pilih itu. hmm, boleh jadi gue gasuka sama sesuatu ini tapi bisa jadi allah ta’ala telah menyiapkan berbagai kejutan indah buat gue. Ah zalfaa, kamu memang sok tahu! Masa depan hanya allah yang tahu! Sudah, jalani saja..
            Tulisan di atas gue tulis di awal januari tapi sampai sekarang belum di post.
            Pagi ini, seharusnya gue buka laptop buat ngerjain sebuah artikel setelah liputan kemarin. Namun, entah kenapa jari ini tergerak untuk membaca ulang apa saja yang telah gue tulis. Gaes, rasanya haru kalau menilik apa saja yang telah allah berikan ke gue di awal tahun ini. Memang benar, setelah kesulitan ada kemudahan! Setelah kesulitan ada kemudahan!
            Ketika masa-masa down, gue banyak mempertanyakan segala hal dan allah berikan banyak kemudahan setelah itu! gue mengetik dengan perasaan haru sekaligus merasa harus berkata pada diri sendiri :
Ah tau apa kamu zal mengenai jalan skenario allah? Manusia memang hanya bisa berencana tapi dia lah yang menentukan segala. Dan sebagai muslim, seharusnya kamu percaya akan ada akhir yang indah! Ah, sekali lagi, kamu memang sok tahu zal, sampai dulu sering berlinang air mata mempertanyakan semua, sok menjadi orang yang menderita. sekarang, sudah tahu kan kejutan dari-nya?  kuucapkan selamat untuk diriku yang mau terus berjuang and survive in any how. Bismillah, you must be stronger to face any problems in the next time! Just remember, allah is the one who will help you unconditionally, ask him with sabr dan sholat. :’) dan bersabarlah dengan kesabaran yang indah. Sepakat ya?

            Nb : btw gue sempet mau nulis pertemuan youlead seperti yang gue katakan di post sebelumnya yah? Gue ulas sedikit aja ya hehe. Nah, jadi habis dari ums kemarin langsung ke truntum buat kumpul youlead dengan narsum mas naren. Ketika itu materi yang dibawakan mengenai organisasi. Mm, kalau kita mau ngadain proker dan melakukan hal besar di organisasi, kita harus punya “strong why” yap alasan yang kuat ngapain kita mau melakukan itu agar eksistensi, keberjalanan organisasi itu baik. gitu..



Dari Semarang yang Merajut Mimpi

pembicara hari itu adalah pria yang tidak berkacamata

                Halo semua! pernah dengar tidak mengenai ungkapan orang baik harus berisik? Well, gue mau berbagi beberapa insight keren dari orang-orang yang keren juga! Sebenernya beberapa hari yang lalu gue ada wacana menulis tapi karena beberapa kesibukan dan gue ga sekuat yang gue pikirkan, barulah wacana menulis di blog terealisasi di awal pekan ini. Tepatnya, jum’at lalu, allah memberi gue banyak kejutan kala itu, bersama mentor keren gue di youlead, mba isna, dipertemukanlah gue dengan mas ijay dan mas naren. Dua orang keren yang ga berhenti berkarya. Memang benar yaa, rezeki itu tidak melulu tentang uang. Kesehatan, teman-teman sholihah, lingkungan positif yang mendukung, dan buanyak yang lain.
            Jum’at lalu, usai ngampus gue langsung siap-siap. Sebenernya hari itu adalah hari rebahan nasional :’) iyaa, rebahan nasional day versi anak sef, setiap tanggal 22 kami deklarasikan sebagai hari rebahan nasional. dimana hari itu entah latihan public speaking mau pun debat ditiadakan. Yhaa, gue gajadi rebahan enak donk karena menyanggupi buat ke ums wkwk. Mba isna ngajakin buat ketemu temennya yang berprestasi dari undip semarang, namanya mas ijay. Meeting point ada di gelato ums karena mas ijay sedang mengikuti lomba disitu. Ba’da dhuhur, kami langsung berangkat. Ketika sampai di tempat, si agus, temen gue di youlead udah stay cool eh dan karena terlalu rajinnya dia udah nunggu hampir 1 jam donk wkwk. Gue dan mba isna baru sampai sekitar pukul 14.00 dan ga lama setelah itu mas ijay dateng. Kami segera memesan menu, dan gue memilih gelato dengan varian rasa.. apa hayo? Yaaa bener, matcha wkwk. Emang yaa gabisa lepas dari greentea. Sesaat itu, beberapa temen di youlead dan di happiness family pun ikut berdatangan menyemarakkan pertemuan, asiik..
            Oke, kenapa kami rela datang dari uns ke ums? Well, ini selayaknya kesempatan bagus yang ga boleh disia-siain. Mas ijay,  ini ceritanya anak administrasi bisnis angkatan 2017 di undip,  dia tuh sering menang di kompetisi khususnya di business plan. Nah, kita gali banyak ilmu dari dia. walau pun lebih tua 1 tahun dari gue, mas ijay ini, mashaallah prestasi yang diraih sudah banyak sekali! Selain itu, dia juga aktif dalam kegiatan volunteering berskala nasional eh bahkan internasional malah karena pernah ke malaysia juga. So, pemikiran cemerlang dapet dan jiwa sosial juga ada, mantappu jiwa.
            Kami pun memperkenalkan diri satu sama lain dan gampang nyambung saat itu juga walau baru pertama kali ketemu. Pembawaannya yang ramah dan komunikatif saat berbagi inspirasi, memudahkan kami dalam menangkap maksud yang ada. Nah, dia tu udah beberapa kali ke luar jawa buat lomba. Yaa, bisa dibilang sih hobinya jalan-jalan. Lomba cuma beberapa hari eh dia izin ke kampus sampai sepekan dua pekan donk. Perjalanan Mas ijay ini cukup panjang, dia baru nemu pola yang klik setelah selama 1 semester coba apply lomba tapi gada yang lolos sama sekali, huhu, nyesek yaa. Tapi gaes, bukan Mas ijay kalau nyerah gitu aja, dia langsung take action lagi lagi dan lagi! Sampai akhirnya nemu ritme yang pas di kompetisi business plan.
            Dia juga memberikan beberapa tips buat kami mengenai presentasi untuk lomba. Nah ketika lo presentasi untuk suatu lomba ada beberapa hal yang perlu lo perhatikan seperti 5 menit pertama bisa lo pakai buat narasi mengenai ide, perhatikan intonasi (kalau kata Mas ijay bisa dibikin ala-ala suara mba-mba pramugari) yang shining shimmering splendid gitu wkwk, terus bisa nambah backsound di ppt, dan ketika presentasi berlangsung usahakan mic jangan terlalu dekat. Gituu..
            Itu yang berhubungan dengan materi yaa. Nah, tapi ada hal lain yang membuat gue salut sama ni orang. Dia bilang, dia lomba sana-sini, tujuan utamanya bukanlah sebuah piagam, apresiasi, pujian atau sanjungan. Coba tebak apa..
            Gini, Mas ijay ini cerita kalau sang ibunda tercinta tu paling suka kalau diceritakan tempat-tempat baru. Maka, Mas ijay ini berdesire buat mengunjungi banyak tempat dan dia bakal menceritakan tempat-tempat yang dia kunjungi ke sang ibunda. Sesederhana itu :’) bahkan sempat bilang kalau ga tertarik dengan pemilihan mahasiswa berprestasi padahal mah melihat prestasi yang sudah dibuat bukan tidak mungkin dia bisa menjadi salah satu kandidat yang terpilih di undip.
            nah di sela-sela ngobrol kan ada sesi tanya-tanya gitu yaa, gue pun bertanya sebuah problem yang menurut gue termasuk dalam kategori bahaya buat mahasiswa. Apakah itu? rebahan, iya rebahan :’) wkwkm.  Gue tanya donk gimana cara dia buat menghalau niat buat rebahan. Eh unexpected banget donk jawabannya, dia bingung mau jawab apa karena katanya dia gapernah rebahan bisa dibilang anti rebahan mix mager club jadi bener-bener kekeuh dalam memperjuangkan sesuatu. Huaa, kapan gue bisa kayak lo huhu.. rebahan itu merupakan suatu nikmat setelah aktivitas yang padat menguras pikiran, rebahan itu penghilang lelah, rebahan itu nikmat, apalagi.. yaa sebegitulah definisi gue mengenai rebahan dan gue turut mendukung sef yang mendeklarasikan tanggal 22 sebagai hari rebahan nasional.
            Ketika itu Mas ijay juga cerita, dia pernah diminta untuk menjadi pembicara. Keren gaa si baru angkatan 2017 tapi udah diminta jadi pembicara aja. Tapi eh tapi gaes, ditolak coba. Mas ijay ni termasuk idealis kayak gue, dia bilang kalau seminar tu yang ikut banyak dan palingan yang konsen dan bener-bener memerhatikan cuman satu atau dua orang, lainnya? Heuu, gue pernah ikut seminar, ada yang bobok, fokus ke gawai, pengen rebahan, dll. Maka, Mas ijay bilang, dia lebih seneng forum kecil kayak gini. Dan kami yang ikut saat itu dapet pr donk buat project ikut suatu lomba. Dia gamau, waktu meeting saat itu cuma sia-sia dan sekadar terinspirasi, tapi segera take action! Gue sih udah, tinggal nunggu hasilnya mwehehe, kolaborasi bareng mawapres fkip mba atina tersayang, eheee..
            Mba isna pun memberikan insight juga terkait sikap Mas ijay itu, dia bilang orang baik harus berisik. Pernah denger ga sih mengenai ungkapan, buruknya dunia ini bukan karena sedikitnya orang baik namun karena orang baik yang gamau speak up dan hanya diam aja di tengah kemungkaran yang terjadi. Nah kan doi ni juga termasuk ke dalam baktinusa yaa, baktinusa ini isinya mashaallah lah keren-keren. Dan beruntung gue, dapet mentor kece kayak mba isna. Nah, dulu mba isna ketika di baktinusa pernah ada pertanyaan. “siapa yang disini followersnya 100? 500? 1000? Di atas 1000?” nah kemudian dari pihak baktinusa bilang “kalian yang followersnya masih minim, bagaimana bisa membuat impact di masyarakat? Di dunia maya saja kalian tidak dipercaya apalagi di dunia nyata?” jleb jleb jleb
            Mba isna pun menasehati mas ijay juga kami semua untuk tidak ragu dan takut dalam menyebarkan kebaikan. Kemungkaran di sosmed sudah banyak, yaqueen kita gamau ambil peran? Sebar kebaikan! Gausa peduli omongan julid yang bilang “ah riya’ lu!”, “woy, jangan ujub donk!”, “eh, lu mau pamer yaa.”. anggap aja omongan itu tidak pernah ada :) dari sekian banyak followers kita, memang, mungkin beberapa ada yang julid dan tidak suka namun jangan sampai niat kita untuk menyebar kebaikan terhenti hanya karena omongan ga enak itu. niat hati yaa cuman kita dan allah ta’ala aja yang tahu. Dan untuk kalian gaes yang masih suka jadi netizen yang julid, please watch what u say! Don’t be like innocent people when u judge about a stuff. Jangan sampai hanya karena sebuah ucapan, niat baik seseorang itu terhenti, kan ga asik. Yaa, namun kembali lagi, perhatian yang besar terhadap niat itulah yang perlu dikelola. Karena niat itu berbolak-balik itulah kenapa kita perlu meminta pada allah agar meneguhkan iman kita, niat baik kita. Dan yaa, kalau pun masih ada yang julid, udah biarin, kayak kata imam syafi’i rahimahullah, kita ga akan pernah bisa membuat semua manusia ridho. Ga akan pernah. Camkan itu.
            Cukup lama kami berdiskusi, hingga sekitar pukul 19.00 ketika isya’, kami hendak balik ke uns. Perjalanan belum terhenti, karena setelah itu ada agenda pertemuan youlead kelompok gue yang mengambil tempat di suatu kafe bernama truntum. Capek? Sedikit. Semangat? Masih membara! Karena.. ketika itu ada bintang tamu spesial yang hadir. Siapa dia? yoi, narendra rangga reswara, anak kedokteran sekaligus penulis. Setelah dapat energi positif dari anak undip, kini saatnya menggali hal baru dari sosok inspiratif di uns.
            penasaran dengan suntikan positif dari mas naren, wait on my next post,
            inshaallah
            see you.. have a good time.
           

Untuk Hati yang Manis


            Ditemani minuman favorit gue, menarilah jari ini pada malam yang syahdu dan hmm suasana sepi, temen-temen di pesmi beberapa pada pulkam. But it doesn’t matter lah. Btw, i don’t know why, it always soothing and calming wherever matcha around, itulah kenapa kalau ke coffee shop atau beli thai tea gue jarang ganti varian rasa. Habis, rasanya nyegerin dan bikin tenang sih.
            Lupakan matcha, yuk bincang-bincang mengenai hal yang lebih penting. Kali ini gue mau bahas mengenai seberapa penting penampilan di zaman sekarang ini. Mengingat beberapa pengalaman gue, jadi gini..
weheartit
            Tampil cantik, tampan, nyentrik, dan keliatan ok adalah impian sebagian besar orang. Fitrahnya, manusia menyukai keindahan, itulah kenapa sebelum lo keluar, lo bakal ngaca terlebih dulu untuk memastikan apakah tampilan lo enak dipandang atau ga. Bahkan, beberapa orang rela untuk menghabiskan tidak sedikit uang untuk perawatan wajah atau istilahnya skincare. Ya, ga salah sih untuk merawat wajah anugerah allah tapi haruskah skincare menjadi kebutuhan utama?
            Well, ga dapat dipungkiri, zaman sekarang tampilan fisik juga merupakan hal yang penting. Percaya ga percaya, orang dengan tampilan fisik yang ok ketika ia mendaftar suatu kegiatan, poin untuk diterima akan lebih besar daripada orang pada umumnya. Dan seseorang akan bersikap lebih manis pada mereka yang berwajah teduh dan enak dipandang. I did my observation based on environment. Jadi ini data ga seakurat punya tirto atau cnn indonesia yaa, ahaha. Tunggu gue jadi jurnalis beneran, bakal gue survei sampai tuntas! Inshaallah..
            Pernah suatu hari, gue ikut suatu project. Nah ini tuh forumnya formal gitu dan outfit yang disarankan adalah setelan jas formal ala orang-orang berkarir gitu. gue saat itu rada bingung sih, secara kebanyakan baju gue modelnya ya itu-itu aja dan prodi gue ga pernah ada gala dinner, dan outfit gue kebanyakan gamis dan beberapa setelan rok, kemeja dengan kardigan panjang, kerudung pun sebagian besar yang tinggal pakai. Haduh, repot sekali. Alhamdulillah, saat itu kakak tingkat gue baik hati mau minjemin blazer. Saat itu gue kurang nyaman sih dengan tampilan gue.
            Biasanya kan gue pakai gamis dan kerudung langsung jadi ya, eum masih belajar juga sih buat terbiasa gamisan daripada pakai rok. Gue seperti ini karena terinspirasi juga oleh buku good bye things yang ditulis oleh fumio sasaki mengenai hidup minimalis. Di buku itu dijelaskan, semakin sedikit barang yang kita punya semakin bahagia pula hidup. Gue sedikit sudah mempraktekannya and it works cuy! Dan masalah outfit, fumio bilang kita gaperlu punya banyak baju atau mengikuti fashion dan buatlah seragam pribadi, seragam pribadi tuh maksudnya lo akan memakai pakaian dengan mode yang sama, karena bagi minimalis buat padu padan baju tuh merupakans sesuatu yang waste time. Dan gue telah memutuskan kalau seragam pribadi gue adalah gamis dan jilbab langsung, hehe.
            nah, pada forum itu kan ada ya seseorang yang berpenampilan nyentrik. Barang yang dipakai branded and he look stunning anyway. Dan emang sih speaking-nya bagus juga, karena forum saat itu fully delivered in english dan dia lebih diperhatiin donk. Yap, penampilan memang menunjang!
            Dan well, zaman sekarang orang cantik itu banyak. They look like had a same characteristic. Ya, orang indonesia menganggap cantik itu kalau mereka tinggi menjulang bak pohon cemara, kulit putih bening seperti tanpa kaca, no jerawat, muka glowing sampai bikin silau, bibir merah merona habis kayak makan cabe 1kg. Itulah kenapa, sebagain besar wanita berlomba-lomba untuk tampil seperti standar cantik itu.
            Heu, tapi anehnya, standar kecantikan itu gabisa dipukul rata. Coba lihat di amerika sana, para wanita akan bangga kalau kulit mereka bisa terlihat gelap. Nah loh, yang bener cantik itu berkulit putih atau gelap? Hmm, belum lagi bicara masalah fashion. Beuh, ga ada habisnya! Selalu aja trend baru.
            Ohya, berbicara mengenai make up. Beberapa perempuan, akan tampil lebih percaya diri ketika mengenakan make up. Well, mm, gue rasa setelah kuliah banyak perubahan yang ada. Sekarang, dandan adalah menjadi hal yang wajar dan biasa bagi perempuan yang berkuliah. Ya, gimana ya, gue gamau judge sih, tapi gue merasa kurang pas kalau seumpama karena make up itu malah membuat kepercayaan diri lo turun ketika ga mengenakannya. Hei, kamu udah cantik kok tanpa make up :) so kenapa malah menjadi panik ketika make up terhapus setelah wudhu? Ya, sewajarnya aja lah ya.
            Kalau menuruti itu semua, yaa uang bakal menipis cuma buat penampilan. Mm, apalagi mahasiswa yang masih bergantung sama orangtua sama kerja part time bagi yang strong. Heu, bisa mumet kalau cuma mikir hal-hal di atas. Fokus buat menuntut ilmu malah tergantikan dengan fokus pada penampilan di kampus. Ga mashook.
            Terkadang, gue berpikir bahwa cantik itu luka. Eits, ini bukan mau bahas buku karya bang eka kurniawan yaa walau gue juga udah khatam tuh buku, eh but if u don’t mature enough, don’t  you dare to read that book. Yaa, gue kadang berpikir cantik itu luka.
            Cantik itu luka, ketika kecantikan yang kamu punya malah membuat dirimu sendiri jatuh ke dalam kesengsaraan. Cantik itu luka, ketika hal tersebut membuat seseorang yang kamu cintai hanya memandang fisikmu saja. cantik itu luka, ketika kecantikan itu sendiri di eksploitasi hanya untuk komersial.
            Ya begitulah. Serius, orang yang suka sama lo cuma karena fisik itu menyakitkan, bagi gue sih gitu. they just look the cover. Kalau seumpama lo awalnya berkulit bening terus setelah ikut kegiatan, katakan paskib misal, nah kulit lo jadi gelap, doi langsung illfeel dan say good bye deh.
            Lebih menyenangkan apabila seseorang itu menyukai lo karena prestasi yang telah diraih, perangai yang baik, dan kesalehan yang ada pada diri. mm, itu poin penting sih. Percaya lah, gue emang suka baca novel, walau keliatan sepele tapi gue belajar banyak dari kisah-kisah yang gue baca. Ketika seseorang memutuskan untuk berkomitmen jangka panjang, apa yang membuat mereka bertahan? Fisik yang bagus kah? Materi? no! Sikap yang baik dan mendekatkan pada sang pencipta lah yang membuat hubungan itu everlasting.
            So, gue nulis beginian spesial untuk teman-temen perempuan. Percayalah, setiap perempuan itu cantik, dan kecantikan itu berbeda-beda. Mereka memiliki keunikan sendiri-sendiri. Bagaikan bunga-bunga indah yang sedang bermekaran, lo ga bisa membandingkan mawar dengan anggrek atau sebaliknya, karena kecantikan mereka tentu berbeda :) jadilah dirimu sendiri, cantik tidak harus seperti orang kebanyakan kok. Bagi gue, lo berbuat baik aja, hal itu akan membuat lo menjadi cantik. Karena cantik hati lebih penting daripada sekadar cantik fisik saja.
            Ga dapat dipungkiri, memang fisik yang elok itu menarik hati tapi percuma kalau kelakukan minus yang ada malah bikin sepet setiap hari. Jadi, jangan terlalu terpaku pada perbaikan fisik saja ya. Perbaikan sikap, perilaku, dan mindset itu juga penting lho. Jujur sih, gue pribadi lebih respect terhadap seseorang yang punya mindset cakep, visioner, pandangan yang positif mengenai hidup, perilaku yang mengasihi sesama, ga julid, dan kalau dia pinter dia ga menggurui dan meremehkan yang lain. Gitu aja sih.
            Udah dulu ya, ngantuk, capek. Besok ada kegiatan pagi, jadi gabisa pulkam. Eh btw, gue pengen berkebun. Lazim ga sih naruh taneman di dalam kamar kost? Gue pengen bikin kesibukan baru aja sih biar kalau gabut larinya ga ke hp. Temen-temen ada yang punya ide tentang berkebun di dalam kamar kost? Bisa ga sih wkwkm, kalau ada yang tahu bisa komen yaa di bawah. Arigatou gozaimasu~
Kehadiran MRT, Transportasi Berbasis Teknologi Mutakhir

Kehadiran MRT, Transportasi Berbasis Teknologi Mutakhir

Rangkaian kereta Mass Rapid Transit (MRT) saat uji coba dari Stasiun Lebak Bulus ke Bundaran HI di Jakarta, Senin (18/2/2019). Kereta MRT atau Ratangga akan dibuka untuk komersil antara tanggal 24 - 31 Maret 2019.
source : kompasiana

            Sebagai negara yang memiliki cita-cita untuk menjadi negara maju, modernisasi dan peningkatan infrastruktur menjadi hal yang terus digencarkan di indonesia. Adanya cita-cita untuk menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki sendiri, banyak perubahan-perubahan ke arah yang positif yang sedang dilakukan pemerintah indonesia. Berbicara mengenai infrastruktur, tentu tak akan lepas dari adanya peningkatan teknologi transportasi di indonesia. Pada era revolusi industri 4.0 ini, tentu akan menuntut individu dapat bergerak secara cepat dan efisien, maka transportasi juga menjadi hal yang vital untuk disoroti demi kemajuan bangsa tercinta.
            Selama kepemimpinan presiden ri joko widodo, indonesia tengah mempercepat pembangunan infrastruktur. Banyak proyek-proyek yang memakan biaya yang tidak sedikit untuk mengejar ketertinggalan indonesia. Seperti pada bidang transportasi yang kini sedang hangat diperbincangkan, yaitu dengan adanya mrt atau moda raya terpadu. Kehadiran mrt bagaikan angin segar yang hadir di tengah-tengah keluhan masyarakat mengenai masalah macet dan kenyamanan dalam menggunakan transportasi umum.
            Indonesia melalui pt mrt jakarta bekerja sama dengan perusahaan asal jepang yang bernama nippon sharyo untuk membuat transportasi massal ini. Banyak kemudahan yang dirasa setelah hadirnya fasilitas transportasi terbaru ini. Adanya keamanan yang dirasa karena teknologi mutakhir yang diterapkan dapat meminimalisir kecelakaan akibat kesalahan teknis, keamanan dan kenyamanan pun meningkat seiring terjadinya waktu.
            mrt yang bernama ratangga ini memiliki beberapa kelebihan yang patut diapresiasi, diantaranya adalah sebagai berikut :
1.      Stasiun mrt ramah bagi penyandang difabel
Dalam hal ini, stasiun mrt telah menyediakan guiding block dari gerbang stasiun menuju pintu kereta mrt. Selain itu, fasilitas yang ditawarkan sangat modern. Kesan mewah juga dapat ditemukan di dalamnya. eskalator juga disediakan untuk memudahkan pengguna. Selain itu, adanya toilet yang diperuntukkan kaum difabel menambah kesan inklusi yang ada pada stasiun mrt.
2.      adanya tempat ibadah pada stasiun mrt
pengguna muslim kini tak perlu khawatir lagi ketika hendak melakukan ibadah sholat. Pasalnya, sudah tersedia mushola yang dapat digunakan di stasiun dengan nyaman. Mushola dengan ukuran sekitar 4 x 5 meter persegi tersebut sudah dapat digunakan untuk beribadah.
3.      terdapat ruang khusus ibu menyusui
Kenyamanan lain yang dihadirkan adalah adanya ruang khusus yang disediakan bagi ibu yang sedang menyusui. Kini, ibu menyusui tak perlu khawatir apabila si kecil rewel dan minta air susu ibu karena sudah disediakan tempat khusus untuk menyusui dengan nyaman.
4.      Pintu kaca pembatas peron otomatis
Pintu menuju gerbong kereta mrt terbilang lebih aman dibandingkan dengan kereta rel listrik (krl) karena terdapat pintu pembatas kaca otomatis yang ada diantara peron dengan pintu kereta. Maka, keamanan saat hendak naik kereta akan terjamin.
5.      Fasilitas mrt
satu unit rangkaian mrt terdiri dari 6 kereta. Masing-masing gerbong tersedia 58 kursi, diantaranya dua ujung kereta tersedia kursi prioritas untuk lansia, ibu hamil, ibu dengan anak-anak, dan penyandang disabilitas.
mrt tidak melintasi jalan raya umum namun hanya melintasi jalur bawah tanah dan layang. Bahkan, saat melaju mrt tidak terdengar suara bising mesin, juga tidak harus menunggu antrian kereta.
            Di atas adalah beberapa unggulan dengan muncul transportasi massal bernama mrt. Apresiasi atas kinerja pemerintah memang bagus dengan munculnya mtr. hal ini tak luput dari peran kemenhub dalam menjawab segala keresahan masyarakat dengan jawaban real. Apabila kita ingin mendapatkan informasi seputar kemajuan transportasi dan segala hal yang berhubungan dapat kita kunjungi laman Kemenhub dan Official IG KemenhubSemoga, semakin hari, inovasi makin beragam dan transportasi pun bervariatif yang dapat menyesuaikan kebutuhan bangsa indonesia. Cukup sekian dan terima kasih.