Selasa Kejutan

Selasa Kejutan

          Saat berhadapan langsung sama orang gila, lo baru bisa bilang “WOW” sambil koprol. Haduh, tapi serius guys baru kali ini LOL moment yang terjadi sama gue dan temen-temen gue.  Kejadian ini gue alami kemarin pas hari Selasa. Pas hari guru. Oh iya, selamat hari guru untuk semua guru di Indonesia, semoga bapak ibu guru bisa mengajar kami dengan hati ya, supaya kami juga bisa menerima dengan sepenuh hati *eaa.. Maaf telat.
          Kemarin Selasa merupakan jadwal les matematika. Sebelum gue berangkat ke rumah guru les, gue main ke rumah temen gue. Kan lesnya pukul dua siang, tapi gue pulangnya pukul satu siang. Ntar, kalo gue langsung ke rumah guru gue, gimana dong gue nanti. Ya kalo ada orang, kalo nggak gue bakal nglakuin 5D. Tau nggak lo apa itu 5D. 5D itu Datang, Duduk, Diam, Dlongah, Dlongoh. Dilarang melakukan 5D ya guys, akan berbahaya buat lo.
                    Tasya yang merupakan temen les gue ngajak gue untuk segera berangkat dan beranjak dari rumah temen gue. Gue setuju dan langsung meninggalkan rumah temen gue. Saat perjalanan ke rumah bu Tri, (guru les gue) gue menemui seseorang dengan kepala botak dan hanya memakai celana pendek. Asdfghjkl! Gue langsung lari ke arah temen gue.
          Gue kira dia orang gila, soalnya dia cuma pake celana pendek yang terkesan seksi dan dia bukan perempuan melainkan laki-laki! Bisa lo bayangin, laki-laki berambut botak eh salah kepalanya botak dan cuma pake celana pendek sedang megupas mangga di depan selokan.
          Tasya keheranan ngeliat ekspresi wajah gue yang ngos-ngosan dan khawatir, gue berniat untuk melewati jalan lain supaya nggak dikejar orang gila tadi. Pas OTW gue ketemu sama 2R. Temen les gue juga, yaitu Raaf dan Rais. Mereka langsung tanya ke gue kenapa gue ngos-ngosan.
          Dengan tampang polos, gue jawab kalo gue baru aja ketemu orang gila! 2R meminta gue untuk menunjukkan di mana orang gila tersebut. Gue belum jauh-jauh meninggalkan lokasi di mana orang gila tersebut masih asyik mengupas mangganya.
          Gue dan kawan-kawan balik lagi ke TKP dan orgil itu masih di sana. Ternyata oh ternyata, Rais bilang ke gue kalo dia yang sedang mengupas mangga adalah saudaranya. Ampuuunnn!! Ga bilang tadi-tadi! Gue malu dan merasa bersalah telah menuduh orang yang waras sebagai orang gila. Forgive me please. Temen-temen gue tertawa di atas rasa ngeri gue.
          Konsentrasi gue jadi pecah saat OTW ke rumah bu Tri. 2R ngeledekin gue terus karena salah fokus tadi. Setelah beberapa menit gue sampai di depan rumah bu Tri. Temen-temen gue makin mojokin gue. Gara-gara salah fokus itu, gue jadi bahan bully an. Aahh!!
          Gue diledekin segala hal entah itu apalah. Sampe mereka ngomong calon mertua segala. Ampun kakak, gue masih di bawah tujuh belas tahun! Karena gue masih shock sama pakdhe-pakdhe yang ngupas mangga tadi, saat temen gue bilang “Hei Za, dia calon mertuamu kan” (sambilsebutnamaorang). Kebetulan ada ibu-ibu lewat di samping kita, entah kenapa telunjuk gue ga sengaja mengarah ke ibu-ibu tadi.
          Temen-temen gue balik ketawa lagi, sementara gue kembali salah fokus. Saat hari itu konsentrasi gue jadi hancur. Pertama karena gue ngira pakdhe-pakdhe pengupas mangga adalah orang gila. Kedua kejadian ga sengaja nunjuk orang saat gue diledekin tentang calon mertua, padahal gue belum mikir jauh-jauh. Mungkin temen gue yang udah kebablasan pikirannya xD
          Satu jam pun berlalu pertanda les sudah selesai. Gue dan Tasya nunggu jemputan di perempatan. Saat masih di rumah bu Tri gue bilang “Tenang aja Tas, gue jamin ga akan ada orang gila!” gue juga ga betah berlama-lama di tempat les karena jadi bahan ledekan 2R. Saat itu yang les cuma gue dan mereka bertiga. Jadi, gue lah yang paling risih kupingnya saat itu.
          Aduh, salah apa lagi sih gue! Kali ini, gue bener-bener ketemu orang gila! Gue lari dan ngos-ngosan lagi. Gue kena batunya. Hari Selasa yang penuh kejutan. Hal-hal gila yang gue lakuin sama temen-temen gue. Lo yang ada Tasya, Raaf, Rais yang jadi penambah bumbu gila hari itu. Semoga kejadian hari itu nggak akan terulang lagi. Crazy moment ever in my life! 
Something About Love

Something About Love

In here is rainy season. How about your city? I always feel cold anyway. So, not weird if I wear jacket to keep my body warm. Sometimes, I drink a cup of tea too. It will make my body better.
I’ll share to you about love. I don’t know why my classmates always say to me if there’s things about love. Well, I really don’t know what’s the true meaning of love. But, I’m human. So, I have to know what is love. Yeah, love is the beautiful gift from Allah. We must keep it. Don’t overdo anything because of love.
Falling in love is not wrong. But, maybe will better if we are building love. Build love for Allah and Rasulullah. To be honesty, I think you can do that if remember many hadis. Because in the lifetime we must remember Allah. Allah is the one who held us up when nobody cares.
Know or not, Rasulullah always loves us. You know, if we are do good thing in this while world, he will give us syafaat in the end day. In the world, maybe we are not same. But at the end of the day,  our graves will be the same size. I’m not kidding!
Okay, I would tell my story. My classmates always smile to me if there’s thing about love. You know why? Huft, because they’re think if I’m the one who knew about love. This is happen beacuse when my Indonesia language teacher gave task us about short story. I made a short story which the genre is romance. Well, that’s not wrong.
I don’t know why I always make story with romance genres. So, my friends always ask me “Hei Za, why you always make a romance story?” I just smiled and said if I just wrote what’s happen to me. I wrote my story with my heart. So, I tell to you again this is not wrong.
My classmates think if I’m in love with someone at my class. I guess, you knew him. I will not tell about him more. In this time, I’m not in love with someone else. What a miserable, my friends though if I’m in love with Aidan. I swear I’m not.
What my classmate said is very disturb me! However I don’t have special feeling for him. One of my best friend said, but we’re not in the same class. He’s in 9C I’m in 9D “Hey Za, do you fall in love with Aidan?” damn! Who’s makes that rumor. Seriously, this is just rumor. Don’t trust that.
I’m such surprised when my best friend asks me like that. But, I could explain fact to him if this is just rumor. Please you guys better silent than make a bullshit. Yeah, I hate rumor so much. Rumor is not fact. If you believe a rumor you must ask to yourself “is it true?”
Okay, maybe I know love. I knew it from a song. Love is light that surely glows in the hearts of those who know. It’s a steady flame that grows.



Review 03 : Obsidian by Jennifer L. Armentrout


Title : Obsidian
Writer : Jennifer L. Armentrout
Series : Lux #1
Published by : Laluna and Friends
Release date in Indonesia : July 2014
Genres : Aliens, Family Life, Young Adult, Fantasy, Romance, Paranormal, Science Fiction

Starting over sucks.

When we moved to West Virginia right before my senior year, I’d pretty much resigned myself to thick accents, dodgy internet access, and a whole lot of boring... until I spotted my hot neighbor, with his looming height and eerie green eyes. Things were looking up.

And then he opened his mouth.

Daemon is infuriating. Arrogant. Stab-worthy. We do not get along. At all. But when a stranger attacks me and Daemon literally freezes time with a wave of his hand, well, something...unexpected happens.

The hot alien living next door marks me.

You heard me. Alien. Turns out Daemon and his sister have a galaxy of enemies wanting to steal their abilities, and Daemon’s touch has me lit up like the Vegas Strip. The only way I’m getting out of this alive is by sticking close to Daemon until my alien mojo fades.

If I don’t kill him first, that is. 


This part of the Lux Series by Jennifer L. Armentrout. You know, I can’t explain with the word what I’ve read. This is an amazing novel. I read it on Indonesia language. I still feeling somber from the previous book, Shadows, because of Dawson and Bethany, but I dove into this next book with open enthusiasm. Of course, knowing that there were other aliens after Luxens, bad thing were bound happpen. But, I’m not going to naratte what happened in the novel because I don’t waant give away spoilers.
Daemon : I checked out your blog.
Katy : Stalking me again, I see. Do I need to get a restraining order?
Daemon : In your dreams Kitten. Oh wait, I’m already starring in those, aren’t I?
Katy : Nightmares, Daemon. Nightmares.
Katy character is relatable. She likes to read book, update her blog, and spend her time in her garden. Katy and her mom arrived at West Virginia from Florida. They moved because her father died of cancer so they’re need to have a fresh start.
Since Katy mostly kept to herself, her mom asked her to make an effort and be friend their neighbors. Daemon was rude right off the bat, while Dee became fond of Katy. She was very confused as to why Daemon had this animosity towards her. She wants to love him, but he made it hard for her to do so.
Beautiful face. Beautiful body. Horrible attitude. It was the holy trinity of hot boys.
Daemon in the book was the broody and smoldering alien-hot-guy. If JLA read this, I would say “Yeah, you made my day thouhgt full of Daemon” what a miserable. In my imagination Daemon is swoon-worthy. He was sweet guy, who loves his sister so much including Katy.
If she was mine, I’d cherish every inch of her. And I wanted to. Now.
The funny and flirtatious banter between Katy and Daemon was something that I loved from this novel. Daemon likes calling Katy “Kitten” and even thought Katy always expresses her dislike.
A lot of people have compared this series to Twilight, and I would have to agree, however, althouhg Katy’s character was introverted, she wasn’t dull. Katy was lusting over Daemon , she didn’t act like damsel. Well, there were weak moments. But still, that was fun.
If you like books with strong female characters, then read this series. I think you’ll not regret

Read from November 14 to 15, 2014.

Sepatu yang Hampir Melayang

Sepatu yang Hampir Melayang

            Pernah dibuat jengkel sama orang? Pasti lo pernah kan mengalamai. Huh, hari ini gue baru sebel banget. Lo tau? Masa iya pelayanan rumah sakit kok kayak gitu. Harusnya kan kita dilayani sepenuh hati dan ramah. Ee.. Tadi pas gue ke rumah sakit itu kok pelayanannya nggak berkasih sayang! Kalo bisa gue kasih rating 1 of 5 stars. Ga ada keramahan sama sekali.
            Kejadian hari ini bermula saat gue dan temen-temen sekelas gue mau nengok temen gue yang telah mengalami kecelakaan. Hope, she will get well soon. Temen gue kecelakaan sehabis dia pulang dari les. Nah, gue dan temen-temen udah bikin rencana kalo mau nengok temen gue hari ini, Senin tanggal 17 November 2014. Tapi, tadi wali kelas gue bilang kalo beliau ga bisa ikut hari ini. Katanya sih, ada acara yang nggak bisa ditinggalin. Soalnya beliau baru aja ngikut pertandingan bola voli. Maklum guys wali kelas gue tuh jadi orang penting di sekolah xD. Belum lagi semangat beliau yang masih berkuliah untuk meraih gelar S2. Es teh ada gak ya? Nah akhirnya beliau ngasih tau kalo sebaiknya hari ini ditunda, jadi besok jenguknya. Gue rada kecewa. Tapi, kami sekelas mengiyakan apa yang dikatakan bu Tatik. Akhirnya, bu Tatik menyuruh hanya beberapa orang saja yang dateng ke rumah sakit buat ngonfirmasi di mana Shinta (temen gue yang kecelakaan) berada. Bel pulang berbunyi gue berniat akan mengonfirmasi bersama salah satu temen gue. Eeeh malah temen-temen gue yang cewek pada ngikut semua. Maklum lah rasa kepo yang ada pasti bergentayangan di hati mereka. Temen-temen gue yang cowok ngikut besok sama bu Tatik. Gue menghela nafas panjang untuk menyetujuinya. Akhirnya dengan naik motor berbonceng-boncengan kami menuju RS X. Gue sih jarang masuk ke situ soalnya gue Alhamdulillah jarang sakit, kalo perlu ga usah biar hemat uang. Kalo udah harus bener-bener ke rumah sakit gue bakal periksa ke RS Dr. Oen Sawit. Karena RS itu yang paling deket di rumah gue. Gue takjub dengan bangunan RS X. Soalnya dari jalan raya bagunannya terlihat sederhana. Beeh, setelah gue masuk bangunannya bertingkat-tingkat. Hadeh, temen-temen gue jadi mringis karena melihat ekspresi gue. Gue hanya tersenyum. Akhirnya, kami menuju ruang di mana Shinta berbaring setelah bertanya ke petugas di RS tersebut. Pas gue amat-amati petugas di situ masih muda semua. Bahkan dokter-dokter aja masih muda juga. Tapi, menurut gue yang muda-muda itu kayaknya masih praktek. Kata nyokap gue sih beliau yang kerjanya di rumah sakit, bilang kalo anak-anak yang praktek itu biasanya susah diatur. Entah itu dia teledor, menyepelekan senior, dan kerjanya nggak cekatan gitu. Terus KURANG RAMAH. Gue dan temen-temen udah memasuki ruang Ahmad Dahlan. Di situ temen gue keliatan lemes banget.. Padahal, sewaktu dia sehat biasanya nggodain gue buat makan gorengan banyak-banyak. Tapi, sekarang dia terlihat begitu lemas. Gue langsung menjabat tangan kakak Shinta. Kami banyak berbincang. Gue dan temen-temen sampe nggak sadar kalau di luar hujan akan turun. Ini bulan November lho guys, tau kan? Gue keluar ruangan untuk menghirup udara segar, di ruangan itu banyak temen-temen gue. Gue pun menyadari kalo hujan akan turun. Kami berpamitan pulang. Gue tadi ke RS X nebeng temen gue. Pulangnya gue naik angkot karena rumah gue beda jalur sama mereka. Sialnya sebelum gue sempet nyebrang, hujan udah turun dengan derasnya. Temen gue ada yang mau nemenin gue sampe hujan reda, tapi gue nyuruh dia buat pulang. Kasian dong kalo harus nunggu gue. Setelah sepuluh menit gue putus asa. Mau ga mau gue harus nyebrang jalan dan menerobos hujan yang begitu derasnya. Ada petugas yang mondar-mandir tampangnya... Ya lo taulah gimana muka yang bisa membuat orang enggan tersenyum. Tiba-tiba ada petugas parkir yang bawa payung ke arah gue. Gue kira mau nawarin payung itu ke gue.. Eee perkiraan gue meleset jauh! Gue pun memberanikan diri untuk meminjam payung tersebut. Dengan nada halus dan senyum lebar gue berkata.
“Pak, boleh saya pinjam payungnya sebentar untuk menyebrang jalan?”
Tukang parkir pelit! Dia nggak ngizinin gue untuk pinjem payungnya. Padahal nggak sampe satu menit kalo gue diizinkan meminjam payungnya. Sakitnya tuh disini! Gue bersungut-sungut. Tatapan gue setajam silet menatap bapak-bapak yang sudah tua tapi menjengkelkan itu. Gimana sih pelayanan di sini. Beda banget sama RS Dr. Oen Sawit, I bet lo pasti akan bilang hal yang sama kalo udah ngunjungin kedua RS ini. Di Dr. Oen pelayanan yang diberikan ramah banget. Tapi, entah kenapa orang-orang bilang kalo RS ini mahal. Nggak kok! Mereka salah menurut gue. Soalnya, pas gue bandingin harga rawat inap dengan RS di sekitarnya di sini lebih murah dan tentunya petugas-petugas yang ada NGGAK JUDES! Cuma orang-orang kemakan omongan orang sih dan nggak berani untuk membuktikan sendiri. Up to them laah.. Back to parker. Gue sebel banget, malah petugas jaga yang lihat kejadian ini malah cekikikan ketawa-ketiwi. Rasanya pengen gue lempar sepatu hitam gue ke arah mereka. Tapi, kalo itu gue lakuin pasti akan memperkeruh suasana. Sabar Za sabar!  Ga ada gunanya lagi gue nunggu. Akhirnya, gue mutusin untuk nyebrang jalan dan menerobos hujan yang deras. Gue berdoa dulu supaya hujannya agak reda. Alhamdulillah, pas gue nyebrang hujan nggak terlalu deras. Gue tersenyum lebar, pas gue nyampe di jalan langsung ada angkot terlihat. Ga usah nunggu lama. Allah memang Maha Penyayang. Gue pun meninggalkan RS itu. Bangunan mewah yang baru seharusnya bisa menambah kualitas bukannya malah bikin anjlok!
            Gitu guys, jengkel banget kan rasanya. Gue nggak tau besok Selasa ngikut bu Tatik atau nggak. Tapi, hati gue bilang supaya jangan lagi menginjakkan kaki di RS itu. 
Pilih Kenikmatan Abadi atau Sesaat?

Pilih Kenikmatan Abadi atau Sesaat?

Assalamu’alaikum guys! How are you? I hope you’re in good condition. Kalo gue sih bersyukur masih dalam keadaan yang menyehatkan. O iya di kota kalian masing-masing udah hujan belum? Di sini tadi hujan hloh. Yap, November memang sudah memasuki musim penghujan. Jadi selalu sedia payung ya sebelum hujan xD
          Di malam yang dingin ini gue mau share sama kalian tentang kenikmatan dari Allah. Setelah gue baca-baca gue kayak termotivasi gitu. Nah, lo udah baca judul artikel kali ini kan? Kita bahas yang kenikmatan sesaat dulu yuk. Indonesia merupakan negara dengan warga Muslim terbanyak di dunia yang diikuti oleh Pakistan, India, lalu Bangladesh. Tapi, gue nge jleb pas guru gue cerita kalo seorang ulama kondang di Indonesia saat beliau berkunjung ke Eropa berkata “Saya tidak melihat Muslim di Eropa tapi saya melihat Islam di Eropa. Sementara di Indonesia saya melihat Muslim di negeri ini tapi saya tidak melihat Islam di sini.” Lo tau apa artinya? Jadi di Eropa itu memang kebanyakan nonis tapi perilaku mereka menunjukkan aturan-aturan dalam Islam seperti menjaga kebersihan, selalu memanfaatkan waktu dengan baik, dan pantang sekali untuk berbohong. Tapi, mereka tidak beragama Islam. Yang membuat prihatin adalah di Indonesia memang mayoritas penduduk beragama Islam tapi perilaku mereka masih sedikit yang tidak menyimpang dari agama. Seperti “PACARAN”. Hal ini sudah dianggap wajar oleh anak muda zaman sekarang. Salah besar guys! Pacaran hanya akan menumpuk dosa! Pacaran nggak menjaga kehormatan. Dia yang belum sah udah lo ijinin buat menjamah. Iih ngeri. Emang ada yang bilang kalo masa muda itu harus ada hal-hal gila yang dilakuin. How’s absurd! Tapi, hal-hal gila yang hanya nikmat sementara itu apa nggak menambah dosa? Gue tau kok, bagi yang pacaran apalagi yang baru jadian pasti bawaannya seneng mulu kan? Jadi tambah rajin kan? Jadi senyum-senyum sendiri kan? Gue emang ngangenin kan? Ehh sorry salah fokus. Tapi, sadarlah pacaran itu merupakan suatu kemaksiatan. Gue juga baru tau hal ini setelah gue baca. Kenikmatan yang di dapat saat pacaran kayak romantis-romantisan, gandengan tangan, ada yang perhatian, ada yang nanyain udah makan belum, ada yang masang foto lo buat dijadiin DP. But, that just a while! Inget HR. Muslim yang ini “Barang siapa menundukkan pandangan dari kecantikan seorang wanita, maka Allah akan memberikan cahaya dalam hatinya.” Guys, remeber this one. It’s very important to remember. Menundukkan pandangan dapat membuka pintu ilmu bagi pelakunya. Allah memudahkan hamba tersebut untuk mendapatkan ilmu karena hatinya bercahaya. Tuh, hebat kan? Yuk dipraktekan. Kenikmatan yang lo dapat saat pacaran nggak sebanding dengan nikmat yang ada di surga. Ada juga yang bilang “Buanglah pacar dari tempatnya! Berhentilah dari maksiat!” ini kan malem minggu maaf ya kalo seumpama yang baru jadian pingsan gara-gara baca ini *peace. Tapi, gue serius. Pacaran itu merupakan sebuah kemaksiatan. Nah kita bandingin yuk sama kenikmatan yang abadi. Kenikmatan ini bisa lo dapetin di surga. Kalo mau dapet tiket ke surga ya maka dari itu yuk menghindari segala larangan-Nya dan menjalankan seluruh perintah-Nya. Iman yang lo punya akan menyelamatkan lo dari kehinaan. Maka, remaja yang menghindari pacaran sudah jelas memelihara imannya. Gue salut sama lo yang udah menghindari pacaran. Kebaikan yang di tanam di dunia ini bisa dipetik kelak di sana :’). Semoga kita bisa masuk surga ya guys. Aamiin... Jadi, di surga itu ada istilah bidadari surga. Nah gue juga sebelumnya nggak tau apa sih bidadari surga. Gue kepo banget akhirnya gue browsing. Ternyata bidadari surga itu gini.. Di ibaratkan bokap sama nyokap gue yaah.. Kan beliau sudah menikah. Jika memang benar tempat mereka surga (Aamiin) nyokap gue lah yang menjadi bidadari surga. Gambaran bidadari surga itu ya orangnya cantik-cantik, matanya bagus (kinclong, bulat, dan bisa menjaga pandangannya), dan kulitnya halus bersinar. Di surga mereka menjadi kembali muda hlo. Jadi, penghuni surga itu cantik-cantik sama kece-kece deh. Di surga mereka sibuk. Eiitss, maksudnya sibuk bersenang-senang. Ini serius hloh! Nah, surga kan tempat yang abadi. Subhanallah, tuh nikmat yang abadi menarik banget kan? Di surga, rumah yang ada terbuat dari mutiara. Ada juga kolam susu, anggur, dan kenikmatan lainnya. Surga merupakan gambaran abadi yang nyata. Kalo setiap orang ditanya “mau masuk surga?” pasti jawabannya mau. Kalo mau, ya maksiat ditinggalkan seperti pacaran. Belum mukhrim kok udah sentuh-sentuhan sih. Malah ada yang panggil pake “papa mama”. Bahkan ada yang sudah berzina. Nauzubillah! Kalo menurut gue cowok pengecut ngajaknya pacaran, kalo berani ngajaknya ke pelaminan dong (kalo sudah waktunya). Memang, bagi kita (teenager) jatuh cinta hal yang terasa sangat indah. Cinta memang fitrah dari Allah. Tapi, jika kita jatuh cinta pada seseorang baiknya kita pendam dalam hati. Selalu berdoa pada Allah agar kelak jodoh kita baik. Gue percaya kok orang baik pasti jodohnya juga orang baik. Jodoh itu ada tiga macam guys. Ada jodoh dari Syaitan : Berdua berkenalan, berpegangan tangan dan berbuat maksiat. Akhirnya si wanita mengandung lalu menikah. Ada juga jodoh dari jin : Seumpama seorang lelaki suka pada seseorang, tapi cintanya bertepuk sebelah tangan. Akhirnya dia ke dukun dan menikahlah mereka. Nah yang ini jodoh yang gue harapin :’) yaitu seumpama lo berdua saling berpandangan yang akhirnya menusuk kalbu *eaaa. Lo meminangnya dan dia menerima. Lalu menikah deh.

          Tuh sob, nikmat yang abadi dan sementara. Pilih yang mana? Hidup itu pilihan. Terserah lo mau milih yang mana. Kalo gue sih yang abadi lah. Gue cuma pengen pesen pada teenager, yuk nggak usah pacaran. Caranya ingatlah bakal ada nikmat abadi. Cinta kita kelak bisa abadi di surga bersama si dia. Udah dulu ya gue mau liat MU. #GGMU. May you know what I mean. Wassalamu’alaikum! 

Kisah Kocak nan Seru (Kisah Nyesek di Sekolah by Maulana Faris)


Judul : Kisah Nyesek di Sekolah
Penulis : Maulana Faris
Penerbit : Media Pressindo
Genre : Komedi
Tebal : 181 Halaman
Terbit : 2014
ISBN : 978-979-911-487-7
Apa gue harus kentut keras-keras biar Tejo noleh ke gue? Tapi gue gak boleh gegabah. Bisa gawat kalo temen-temen kelas pingsan semua gara-gara kentut gue.
“Jo!” Gue pun memberanikan diri untuk manggil Tejo.
Tejo pun akhirnya menoleh ke gue. Ipunk juga ikutan noleh ke gue. Temen-temen yang lainnya juga ikut noleh. Pak Bruto juga noleh ke gue. Cicak di dinding juga noleh ke gue.
Mampus.
Gue noleh ke siapa, dong?
Kocak banget kisah seseorang bernama Saga. Waktu gue baca buku ini, setiap halamannya bikin ngakak. Gue baca buku ini biasanya sehabis belajar. Menghibur banget nih buku! Kisah absurd seorang anak SMA bernama Saga membuat gue senyum-senyum sendiri di kamar. Saga harus melalui hari-harinya bersama kedua sahabatnya yang sikapnya se absurd Saga yap, yaitu Tejo dan Ipunk. Gue ngakak saat baca sebutan pak Bruto yaitu “you know who”. Dia disebut kayak gitu karena kengeriannya. Dalam buku ini sih, katanya Sun Gokong aja tunduk kalo ketemu pak Bruto. Banyak hal-hal kocak yang bisa lo temuin di buku ini. Ada juga beberapa kutipan yang gue suka dari buku ini. Di antaranya :
Ø  “Terkadang kesuksesan berada di jalan yang bahkan gak dapat kita duga..” hal 75
Ø  “Remaja adalah usia di mana potensi dalam diri seseorang meluap-luap.” hal 131
Ø  “... punya impian yang dibuat bareng sahabat bikin hidup rasanya jadi berkelap-kelip penuh bintang.” hal 146
Hal yang gue suka dari novel ini adalah alurnya yang rapi, penguraian kisah yang menyenangkan untuk diikuti, walau konfliknya cuma sederhana. Penguraian emosinya juga asik menurut gue. Kekurangan dari buku, mungkin lebih baik jika konflik yang dialami Saga bisa bikin ngejleb. Kan setiap manusia pasti ada masalah terberat, dalam buku ini tidak diuraikan seperti apa masalah Saga. Sampul buku juga sudah bagus kok. O iya gue punya buku “Kisah Nyesek di Sekolah” ber ttd hloh. *nggaya*


Stars : 4 of 5
Note : akan dibuat menjadi sebuah film

Januzaj and Me

Januzaj and Me

Hi friends! Terutama MU Lovers mana suaranyaaa?? Ehem ada yang tau Adnan Januzaj nggak? Parah lo kalo seumpama nggak tau. Gue baru punya feeling kalo seumpama dia itu gimana ya.. Baca dulu aja deh ke bawah. Gue nulis ini, sambil senyum-senyum merem melek kayak kepedesan. Eh salah! Ya gue emang baru seneng aja guys.
Gue terkagum-kagum sama Januzaj. Gimana enggak? Hla wong dia pemain MU pertama yang beragama Islam. It meant he’s a Muslim guys! Terus, asal lo tau ya gue sama Januzaj punya beberapa kesamaan hlo. Kan di dunia ini gak ada yang hanya kebetulan. Duh, siapa tau ini kode dari Allah *eeh. Januzaj lahir di Belgia pada tanggal 5 Februari 1995. Nah, sementara gue lahir di Boyolali pada tanggal 10 Februari 2000. Coba lo cermati kalimat barusan. See? Kami lahir di bulan yang sama yaitu Februari. Tanggalnya selisih lima. Nah, tahunnya juga selisih lima. Lo liat juga, gue lahir di Boyolali dia di Belgia. Tuh kan sama lagi. Kami sama-sama lahir di tempat yang berawalan huruf B. PERTANDA APAKAH INI??? Dia bernomor punggung sebelas. Di sekolah gue bernomor absen dua belas. Tuh kan cuma selisih satu. Ini berarti gue sama Januzaj sebelas dua belas kedekatannya ya? Haha. Gue coba cari twitternya. Namun, apa daya kayaknya dia ga ada twitter. Perjuangan gue ga berhenti supaya dia juga tau kesamaan yang gue dan dia miliki. Gue cari nama akun facebooknya yang ada tanda centangnya. Tapi hasilnya nihil! Hikshiks, gimana sih. Masa seorang pemain MU ga ada media sosial. Kenapa coba? Mungkin, gue bisa dibilang nge fans sama dia. Tapi, gue taulah gue ga boleh berlebihan. Kesamaan “lima” yang gue miliki sama Januzaj membuat angka lima menjadi spesial. Hmm, apa mungkin suatu hari gue ke Manchester pada tanggal lima bulan ke lima tahun 2025. Aaah, nggak taulah. Yang jelas kalo bisa gue berharap Januzaj mau dateng ke sawah-sawah di Indonesia *eh. Ntar dia bisa dateng ke Boyolali. Boyolali adalah kota susu. Lo tau kenapa? Di sini kota penghasil susu. Jadi, banyak lah lo temuin sapi-sapi kalo berkunjung ke Boyolali. Siapa tau Januzaj pengen fresh milk dari sapi Boyolali. Come here, I’ll be your guide! Gue tunggu ya Adnan Januzaj yang bernomor punggung 11.

Siapa tau ya guys ntar Adnan terbang atau tiba-tiba nyasar ke rumah gue. Dengan senang hati gue akan membantunya balik ke Manchester. Ntar gue juga bakal ketemu Herera Xd. Aah, tapi Aa’ Adnan udah terlanjur membuat gue kagum. Dia muslim lhooo! 

Negeri Penuh Pesona (Jelajah Inggris by Rosi Meilani)



Judul : Jelajah Inggris
Penulis : Rosi Meilani
Penerbit : Elex Media Komputindo
Genre : Traveling
Tebal : 217 Halaman
Terbit : 2014
Inggris memang salah satu destinasi terfavorit bagi pelancong yang ingin merasakan kayanya budaya dan gaya hidup internasional. Maka itu, tak heran setiap tahun jutaan orang datang memenuhi ibu kota Inggris, London. Namun, Inggris tak hanya London. Banyak sekali sejarah dan kebudayaan yang tersembunyi di bagian-bagian lain Pulau Inggris. Selain London, di buku ini Anda juga akan diajak menjelajahi:
·      ~  Rumah masa kecil Shakespeare di Stratford-upon-Avon,
·       ~ Victorian Town yang akan membawa Anda kembali ke abad 19,
·      ~  Desa tempat asal keju Cheddar,
·      ~  Bourton on the Water yang dikenal sebagai Venesia-nya Inggris,
·        ~Tempat pemandian air panas bangsa Romawi,
·       ~ Bahkan sampai ujung paling barat daya dari Pulau Inggris, Lands’s End,
·       ~ Dan masih banyak lagi tempat lainnya.
Tempat-tempat tersebut masih banyak terlewatkan oleh khalayak ramai, tapi buku ini akan menyediakan panduan lengkap bagi setiap pelancong untuk menjelajahi setiap destinasinya.
Buku traveling yang gue baca menarik banget. Gue jadi tau tempat mana aja di Inggris berkat tulisan mbak Rosi Meilani. Di buku ini lo juga bisa nemuin apa aja yang harus dibawa sebelum melancong ke Inggris. Setelah gue baca lo mesti bawa ini nih.
1.      Dokumen. Jangan lupa bawa semua dokumen yang penting kayak paspor, visa, tiket, asuransi perjalanan, dan sebagainya.
2.      Pakaian. Lo harus bawa pakaian yang sesuai musim. Kayak pas lagi musim dingin lo bisa bawa pakaian tebal berbahan fleece, jaket, hoodie, coat, mantel, sarung tangan, kupluk (topi), scarf, kaus kaki, boots, dan lainnya. Pakaian itu penting guys. Jangan sampe pakaian lo ketinggalan bisa gawat kuadrat ntar.
3.      Obat-obatan. Ya ini buat jaga-jaga ya kalo tiba-tiba terserang penyakit jatuh cintrong sama bule *ehh.
4.      Buku panduan. Buku panduan gunanya biar lo nggak nyasar pas bertamasya. Apalagi bertamasyanya ke negeri orang.
5.      Kamera. Nah, kalo seumpama gue dikasih kesempatan sama Yang Maha Kuasa buat pergi ke Inggris gue wajib bawa kamera. Gue bakal bernarsis ria sampe 4GB atau mungkin lebih xD.
Diantaranya itu guys. Buku ini benar-benar membuat gue memandang Inggris dari sisi yang berbeda. Lo juga bisa nemuin tips-tips lainnya yang begitu detail dan bermanfaat. Buat lo yang pengen OTW ke Inggris buat ketemu Januzaj atau 1D, gue saranin beli ini buku. Soalnya lengkaaap banget, patut dijadiin buku panduan saat lo melancong ke Inggris. Gue juga suka buku ini karena dikemas dengan bahasa yang rapi. Kalo kekurangan dari buku ini sih menurut gue lebih baik kalo pake kata “aku” soalnya gue anak muda jadi lebih suka yang nggak formal haha. Kan di buku ini pake “saya”. Tetep menarik kok setiap halamannya. Covernya juga menarik. Gue jadi tau tempat-tempat di Inggris baik yang pake tiket ataupun geretongan.
Stars : 4 of 5