An Escape

source: juliamstar

            We were both a kid when I first saw you. Act like don’t care what’s really going on. Actually, it’s memorable and I still remember. As I open my memories, it screams a loud for this one.
            That day is a freshman year at the college and I’m gonna be here for the next four years in this town. It feels strange and however I just sit and just know a little what’s going on until one day I saw you.
            I still remember in the past. You act well to me. Talk about the future and hope one day we will at the same place to embody those dreams. I told you how much my desire to watch Ramayana show at Prambanan temple and you always kidding me that you will be the one who always accompanies me wherever I go. Talk everything, share our dreams, and know our favorite movie each other.
            Until one day, it changes drastically. A sentence that changes a lot and makes a space between us. You’ve should never say that to me. The impacts are many. Nothing conversation, nothing jokes, nothing everything. Lost.
            Day by day passed until year by year passed, we don’t know each other and lost contact. I’m grateful, Allah sent me some nice friends. They hold my hand to do hijra. I mean, learn Islam more and leave bad habits before. It really helps me to forget you.
            But, destiny has written until I met you again. You saw me and I saw you. I really surprised about this. I still recognize you, maybe so do you. But we just keep silent and busy with our own mind. You stand awkwardly. No smile, no conversation.
            I don’t know what’s on your mind when you saw me. You’ve been hurt and I’m sorry for that because I don’t wanna make a special relationship before the day that blessed by Allah ta'ala. How deep you get hurt? I don’t know, but I hope you don’t mind the past. Stand the new you as a law student. Congrats, you made it.
            As surprised as I saw you. I learn much. Forget the past, and accept it gracefully. Would you mind to follow my way? Today, I can remember the sour moment in the past with a smile and a shiny acceptance because I realize, it’s not a big deal. During my effort to follow His guidance, I’m sure if Allah will rescue me unconditionally. Such a great learning the day that I saw you.

Written on a rainy day approaching midnight,
Surakarta, March 25, 2019

Sehat itu Mahal


            Sehat itu mahal. Mahal itu sehat. Sebuah ungkapan yang ga asing di telinga. Wajar sih, kan kalau sakit repot juga, keluar biaya juga buat periksa dan beli obat. So, that’s why we can’t called it just a cheap stuff. Sekali-kali ngomongin tentang healthy-life kuy. Teringat sabda Rasul :
            “Sesungguhnya mukmin yang kuat itu lebih disukai Allah daripada mukmin yang lemah.” (HR Muslim, Ahmad, Ibnu Majah, dan An-Nasa’i” so kuy bahas tentang healthy-life
Gue emang anak keguruan but you must know guys, di prodi gue itu prodi soshum rasa IPA :’) huhu, ganyangka gue, lebih banyak ke IPA-nya. Di PLB belajar pediatri, psikologi, tumbuh kembang anak, ortopedagogik yang bener-bener rasa IPA.
            Disini bapak ibu dosen gue sering banget bahas parenting. Gue seneng sih karena masuk PLB gue jadi tau gimana treatmen saat akan menjadi ibu, gimana mengurus anak, hal-hal apa yang harus diperhatikan ketika anak masih dalam usia dini, juga hal-hal yang perlu dihindari saat kehamilan agar anak lahir dengan normal. Pokoknya seru deh! Ga terbayang sebelumnya. Kalau anak PLB serius belajar setiap saat, inshaallah bisa masuk kriteria mantu idaman wkk. Why? Ya itu tadi, kita udah diajarkan pernak-pernik parenting dan asahan ekstra kesabaran dalam mendidik anak berkebutuhan khusus.
love yourself ;) source : lovethispic
            But today, I wouln’t write about parenting. But tips n trik gimana sih kita sebagai mahasiswa, aktivis, juga volunteer tetep memiliki tubuh yang prima? Gue pengen nulis ini buat reminder gue juga. Karena to be honestly, gue masih dalam masa penyembuhan alias baru aja drop karena kecapekan dan kehujanan kali yaa..
            Saat berstatus sebagai mahasiswa, gue memutuskan untuk ikut terlibat aktif dalam berbagai kegiatan entah itu organisasi mau pun volunteering. Karena apa? Karena gue gamau hidup mengalir gitu aja, cuman ngikut arus aja. Teringat perkataan Iman asy-Syafi’i rahimahullah bahwa kalau kita ga disibukkan dengan kebaikan maka so pasti hidup kita disibukkan dengan hal-hal unfaedah. Maka dari itu gue pengen gacuma gabut di kost but at least ikut apa gitu yang bisa menambah faedah.
            Kalau liat jadwal keseharian gue, bisa dibilang lumayan padet. Emang, di kampus gue ikut 2 organisasi, tapi di samping itu gue juga ikut beberapa kegiatan volunteering. Dan, kalau ada semacem kegiatan di kampus maupun diluar kayak seminar, talk show, atau apalah, selama itu positif dan jadi pon tambahan kalau FREE, langsung gaskeun lah hehe. Naah, mungkin karena akhir-akhir ini gue ga memerhatikan pola makan dan istirahat yang cukup jadilah nge-drop.
            Kemarin lusa, setelah bangun tidur, gue merasa pusing, tenggorokan sakit, pilek, dan yeah ga enak badan. Sejenak gue cuma berdiam diri kasur. Mau gerak, rasanya ga enak. Berbaring ke kanan ga pw, berbaring ke kiri ga pw juga. Gue menghela nafas, rada cemas mengingat kondisi gue pagi itu, gatau cicak-cicak yang ada di dinding atau semut yang berbaris juga ikutan cemas ga. Rasanya kayak sungkan mau kuliah karena kondisi gue yang sangat tidak mendukung. Cukup lama gue cuma berbaring di kasur, sesekali mengecek jam karena gue ada kuliah pagi.
            Mengingat hari ini cuma ada satu matkul dan gue udah dipercaya sama temen-temen buat jadi ketua kelompok di suatu penugasan, gue bulatkan tekad buat berangkat. Yaah, lagipula kalau gaberangkat kan sayang karena maksimal absen cuma 2X. Dengan langkah yang gue paksai-in buat semangat berangkatlah gue ke kampus.
            Gue rasanya kayak irit bicara saat itu, karena buat ngomong susah jadi yaa komunikasi pakai bahasa isyarat, anak PLB pasti mudeng wkk.. setelah matkul selesai ada agenda kerja kelompok tapi badan rasanya bener-bener udah gabisa diajak kompromi, apalagi kepala. Ya Rabb, rasanya ada bintang-gemintang yang menyapa gue saat itu, pusingnyaa. Melihat kondisi gue, temen-temen sekelompok menyarankan gue buat ke klinik aja, dan yea akhirnya gue kesana bersama Ili. Gue periksa ke klinik terdekat yang namanya Solo Peduli, karena di medical center rame dan terlalu adem karena AC, sementara gue udah gakuat, kami memutuskan kesana. Selama gue sakit dan periksa biasanya bareng nyonya besar, ini gue sama temen for the first time in forever,  ternyata biaya periksa dan beli obat gabisa dikatakan murah ya mwehehe, bisa buat beli makan beberapa hari.
            Setelah membayar, gue mendapatkan 4 macam obat, butuh perjuangan untuk menelan mereka semua. Gue pulang masi dianter Ili,  fyi she’s really sweet and kindly hearted girl I ever met :’). Sebelum dia balik, si Ili pesen “Za ntar kalau kamu habis tidur siang dan mau makan, WA aku aja yaa..” gue pikir Ili mau ngajak makan, yaudah gue iya-in.
            After had a little long rest, gue WA ili.
            Lii, wanna have a lunch? Kuy
            Ajak gue. Ili pun bertanya apa gue udah kuat buat keluar dan makan diluar. Gue jawab kalau udah mendingan dan kalau tempatnya deket kuy aja lah. Namun siapa sangka, Ili malah dengan senang hati mau nganterin gue makanan :’) padahal jarak kost kita ga deket, Ili di deket gerbang depan gue deket gerbang belakang. Jazakillah khayr yaa shalihah..

from ili! syukron yeaa

            Inilah bukti ukhuwah yang sesungguhnya mwehehe. Saat sakit gue jadi tau who really cares about me. Terutama kerasa banget siapa yang paling peduli buat ngingetin minum obat di samping ibu yang terus-menerus telpon menanyakan kondisi. Ah, siapa lagi kalau bukan shahibul menaraku :’) kalian ter-eeh di pc ga ada emot love.. Yaah, kalian terbaik lah. The most outstanding Muslimah in my eyes, eaa haha. I’m feeling lucky to be surrounding by u gurls.. Dan temen-temen yang udah nanyain dan doain lewat WA, jazakumullah yaa..
            Ehh kok gue malah jadi cerita yaa, kan mau share tips n trik buat jaga kesehatan buat kamu para mahasiswa yang juga aktivis top! Nih langsung aja, gue ambil sumber dari buku yang baru gue baca, berjudul “Awe, Inspiring Me” karya Dewi Nur Aisyah berikut gaes beberapa cara menjaga kesehatan tubuh :
1.      Mencukupi kebutuhan gizi
Hayoo buat temen-temen anak kost, ngirit sih boleh tapi yaa diperhatikan juga lho kesehatanmu. Perhatikan apa aja yang masuk ke mulut, jangan cuma cari murah aja tapi kita gatau apakah makanan itu mengandung gizi ndak, baik butuh tubuh ndak, banyak micin apa ga. Jangan sampai hanya karena berdalih “Gue pengen hemat cuy! Biarin lah gue makan nasi garem sama indomie aja.” No No No. Jangan yaa :) karena setelah sakit gue merasakan betapa mahalnya sehat. Jangan lupa juga, pastikan makanan yang kita makan adalah makanan yang halal dan thoyyib yaa.. So, dari sekarang ubahlah pola makan kalian. Perhatikan gizi yang cukup. Kalau sekitaran UNS mau nyari healthy-food ada tuh di Jalan Surya, yang slogannya anti-micin.
Nah, tips dari gue buat kalian, paling ga kalau bisa diusahain deh setiap hari makan harus ada sayur dan lauk pauk yang mengandung protein. Ga lupa, sebulan 2X atau sekali beli lah sekali-kali salad buah yang menyehatkan. Seminggu sekali atau dua kali, beli jus yang bisa menambah kadar vitamin dan mineral dalam tubuh. Irit boleh, tapi sayang juga yaa sama tubuh.. Manage uang kalian, buat pembagian pengeluaran mau buat apa, gapapa nambah budget dikit buat makanan yang bergizi karena toh ini kepentingan buat tubuh sendiri juga toh.
2.      Jangan lupa sarapan
Hayoloo siapa yang sering skip sarapan di pagi hari? Cung! Eh gue juga termasuk huhu.. selfreminder buat gue juga nih, kalau gaboleh skip sarapan sembarangan karena sarapan bisa memberi kekuatan bagi metabolisme tubuh setelah kita tidur sepanjang malam. Selain itu, sarapan juga bisa menambah nutrisi esensial sama tingkat keseluruhan energi, memberi bahan bakar untuk konsentrasi, mencegah makan berlebih saat siang, serta memperbaiki memori. Nahlo, masih males buat sarapan? (nanya ke diri sendiri)
3.      Perhatikan berat badan yang ideal
Waduh, rada sensitif ga sih kalau bahas berat badan. Eits, tenang.. gue ga bakal mengeluarkan judge statement, hehe. I just wanna say kalau BB yang ideal itu penting. World Health Organization (WHO) udang ngasih patokan kok buat hal ini dalam BMI (Body Mass Index) atau Masa Indeks Tubuh. Caranya coba bagi berat badan sama tinggi badan dalam (m2)  terus cocokkan sama tabel klasifikasi. Coba deh search gugel buat BMI ini.
4.      Olahraga yang teratur
Berolahraga merupakan hal yang sangat diajurkan dalam Islam. Bahkan dalam pandangan ulama fikih, olahraga (dalam bahasa Arab, al-riyadhat) termasuk bidang ijtihad. Secara umum, hukum melakukannya adalah mubah bahkan bisa bernilai ibadah jika diniatkan sebagai ibadah dalam pelaksanannya dan tidak bertentangan dengan syariat. Selfreminder juga nih buat gue yang masi mager buat olahraga, paling ga paksa dirilah buat olahraga seminggu sekali walau idealnya 3-5X seminggu. Gapapa, dikit-dikit dulu hehe..
5.      Memperhatikan kebersihan
Ingat ga suatu hadist yang mengatakan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman? Nah disini siapa yang masih hobi mandi 3 hari sekali? Ada ga? Ga? Alhamdulillah.. nah gitu donk.. kebersihan juga harus kita perhatikan gaes. Dari kerapian kamar, kebersihan sekitar biar terhindar dari kuman nakal yang bisa menyerang imun tubuh.
6.      Istirahat yang cukup
Yaps, idelanya 7-8 jam. Tapi, terkadang sebagai mahasiswa sekaligus aktivis rasanya cukup sulit bisa tidur selama itu. Tapi paling ga usahakan yaa gaes. Reminder buat gue juga nih yang tidurnya belum bisa ideal. Eits, tapi jangan juga yaa kelebihan tidur, hal itu gabaik juga buat kesehatan karena bisa berdampak buruk kayak sakit kepala, nyeri punggung, dan bahkan sulit hamil.
Nah gimana udah tau belum cara-cara menjaga kesehatan tubuh? Tulisan ini gue buat juga untuk menasehati diri sendiri.. Boleh kok jadi mahasiswa dengan IPK bagus ditambah jadi aktivis organisasi, volunteer atau pun seabrek kegiatan lainnya. Keren malah! Tapi yaa itu lho temans, kesehatan adalah investasi yang berharga. Jangan lupa jaga kesehatan dan tetep makan yaa, iyaa gue tau kalian udah besar dan gaperlu diingetin buat makan. But, kegiatan yang seabrek, sibuk jadi aktivis sana-sini, terkadang jadi lupa buat makan, so gada salahnya kan gue ingetin hehe. Semoga Allah ringankan langkah kita..