Ketika Seorang Muslim dan Muslimah Jatuh Cinta

           Baru baca judulnya aja udah semangat banget yak? Haha, gue maklum kok para jomblo sampai halal yang tetep istiqomah. Nah, gue mau bahas nih gimana sih sikap yang bener saat seorang Muslim dan Muslimah jatuh cinta. Duh, apalagi kalo masa-masa remaja kayak gini. Cinta tuh jadi hal yang sesuatu banget.
            Jatuh cinta tuh nggak salah karena sejatinya cinta merupakan fitrah dari Allah, so kita harus bersyukur karena masih bisa jatuh cinta pada lawan jenis. Namun, tergantung kita menyikapinya gimana. Jangan sampai ya tergoda oleh rayuan setan yang mana hal itu hukumnya haram tapi dijadikan indah dan target utamanya adalah remaja yaitu PACARAN.
            Ngenesnya, remaja di Indonesia banyak yang menganggap pacaran itu hal yang boleh-boleh aja. Bahkan ada yang berkedok pacaran Islami, Astaghfirullah. Emang ada ya dalam Al Qur’an dan hadist yang nyuruh kita pacaran? Nggak ada! Itu cuma akal-akalan aja. Rasulullah Muhammad SAW bersabda “Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidah halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga diantara mereka kecuali apabila bersama mahramnya.” (HR Ahmad no 15734. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan hadist ini shahih dilihat dari jalur lain) nah maka kalo ada orang yang bilang “Ah, ilmu agama gue kan kuat nggak mungkin lah gue ngapa-ngapain dia.” Jadi gini seumpama lo berdua dengan pacar, lo berdua imannya kuat tapi setan tuh pinter ngegoda manusia. Kalian sama-sama suka, tempatnya sepi, bisa ngapa-ngapain sesuka hati. Nah, kalo ujung-ujugnya nggak bermaksiat apalagi?
            Maka dari itu Allah berfirman dalam Surah Al Isra’ ayat 32 “Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.” Mendekati aja dilarang, apalagi doing this with passion and full of proud feeling. Pacaran kan mendekati zina, jelas dilarang agama. Belum mukhrim udah panggil pake kata-kata mesra, sentuh menyentuh udah jadi hal yang wajar, makan berdua di tempat umum malah bangga Naudzubillahi min dzalik..
            Lo tau nggak sih siksaan seseorang yang bermaksiat di neraka kelak? Gue merinding saat baca-baca artikel tentang neraka. Suara neraka jahanam tuh bikin merinding bahkan Malaikat yang bertugas di dalamnya. Semua orang yang berada di dalamnya nangis sampai air matanya habis dan mohon ampun sama Allah supaya bisa keluar tapi kan udah terlambat. Mereka merintih, menjerit, serta melolong seperti keledai yang meringkik keras. Harta yang mereka kumpulkan, kepopuleran, kecantikan, ketampanan, dan lainnya nggak berguna sama sekali di akhirat kelak. Cuma keimanan dan ketaqwaanlah yang bisa menyelamatkan.
            Nah, bayangkan sejenak tentang dahsyatnya api neraka. Api di dunia nggak ada apa-apanya sama api yang super duper panas maksimal di neraka. Masihkan kita menyepelekan perintahNya? Masih bangga bermaksiat dan menyalahi aturanNya?
            Jatuh cinta boleh kok asalkan lo nggak berlebihan. Jangan sampai rasa cinta lo ke seseorang melebihi rasa cinta lo ke Allah. Allah juga mencemburui hati yang berharap selainNya lho. Kalo lo suka sama seseorang, sebut namanya selalu dalam setiap doa. Kalo lo bener-bener berharap supaya bisa jadi pasangannya, rayulah Sang Pemilik Hati di sepertiga malam agar kalian dapat bersatu dalam ikatan yang halal (nikah). Jangan coba-coba pacaran, hal itu udah maksiat nambah karat di hati pula. Ntar kalo putus ngadu sama Allah dan bilang “Ya Allah kenapa cobaan ini berat sekali” sambil nangis dan muter lagu galau. Ntar galau always mode on ckck..Itulah akibat dari perbuatan ngeyel.
            Setiap manusia punya rasa cinta yang mesti dijaga kesuciannya. Cinta itu bukan mainan apalagi gorengan. Cinta karena Allah lah yang benar-benar bisa langgeng dunia akhirat. Rasulullah Muhammad SAW bersabda “Di sekitar ArsiNya ada menara-menara dari cahaya, di dalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya, wajah-wajah mereka pun bercahaya. Mereka bukan para Nabi dan syuhada pun iri kepada mereka.” Ketika para sahabat bertanya siapa mereka, Rasulullah menjawab “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling bersahabat karena Allah, dan saling berkunjung karena Allah.” (HR Tirmidzi) Mashaa Allah, kapan gue bisa ngobrol bareng dengan nama yang tertulis di Lauhul Mahfuz sambil bincang-bincang seputar ilmu agama bareng, oke ini mulai menghayal lagi. Lupakan.
            Untuk para Muslim cowok sejati, kalo lo nggak ada niat buat nikahin seorang perempuan jangan berani-berani lo ngasih kode ke dia! Asal lo tau, cewek tuh gampang GRnya. Baru aja di like foto instagramnya, padahal lo nggak ada feel apa-apa tapi mereka bisa berpikiran dengan daya hayal masing-masing. Kecuali kalo lo udah niat buat nikahin si cewek, lo bisa ta’aruf sama dia. Ta’aruf tuh beda sama pacaran! Nggak ada yang namanya ta’aruf sampai bertahun-tahun, keburu band rebbana nyanyi lagu metal.
            Teruntuk Muslimah yang berharga, kita nggak boleh dikit-dikit GR. Dan kalo kita jtuh cinta, adukan semuanya pada Allah. Keluarkan semua rintihan lo di sepertiga malam. Sang Maha Cinta sangat-sangat mencintai kita. Buktinya dalam Al Qur’an ada surah An Nisa juga Rasulullah SAW menyebut ibu tiga kali, dan kita diperintahkan berhijab. Jadi, kita nggak perlu repot-repot  menyikapi cowok kurang kerjaan yang hobinya modus mulu. Tapi, kalo kita udah waktunya dan ada cowok sholeh melamar, segera sholat istikharah dan kalo udah mantep langsung ACCEPT aja. Karena cowok sholeh tuh limited edition di zaman android ini.
            So, yang masih pacaran segera putusin aja. Kalian nggak mau kan sama-sama menambah dosa? Ada dua jalan bagi lo yang berpacaran. Pertama, kalo udah mantep segera akhiri hubungan haram itu dengan nikah. Dengan nikah karena Allah, semuanya berbuah berkah dan bernilai ibadah. Kedua, kalo lo masih anak-anak berseragam segera putusin dan minta ampun kepada Allah. Ikhlaskan dia pergi. Kalo udah waktunya temui dia, dan segera bawa rombongan keluarga hihi..
            Yuk galakkan gerakan Indonesia tanpa pacaran. Kan dalam Islam nggak ada anjurannya. Yang bener tuh simple banget yaitu ta’aruf, khitbah, dan walimah. Terus jadi keluarga sakinah mawaddah wa rahmah di dunia sampai akhirat. Aamiin. Postingan ini ditulis dengan setulus hati untuk para remaja-remaja Muslim yang dirundung cinta atau sedang jatuh cinta. Gue nggak bermaksud menggurui, kan sesama Muslim harus saling mengingatkan bukan? Inget, dunia tuh sementara yang kekal tuh di akhirat nanti. “Kurangilah kesenanganmu pada dunia, agar berkurang kedukaanmu di akhirat.” (Imam Syafi’i).  Allahu yahdik. Semoga kita bisa jadi pemuda yang dirindu surga. Aamiin

Hijab Menyejukkan Hati



           Assalamu’alaikum semua! Duh, baru aja mau nulis kenapa kaki gue kesemutan. Hmm, bisa dibilang gue liburan berasa keliling dunia. Serius? Yep, tapi ngga real. Bahkan kemarin gue baru aja ke Pontianak sama Amerika. Seriusan, but via my imaginary sih *plaak. Ya, gue bisa dibilang liburan masa-masanya hidup sama novel. Tapi, seru lho. Ada delapan stok novel untuk liburan kali ini. Hihi, ada yang punya sendiri ada juga yang minjem. 
            Ayo siapa yang mau ke surga? Yang mau, senyum dulu donk sambil bilang “Assalamu’alaikum Zalfaa” Haha. Nah salah satu kunci ke surga adalah dengan berhijab.
Ada yang udah tau berhijab syar’i yang bener tuh gimana? Yang jelas kerudungnya lebar dan menutupi dada plus nggak semrawang (tipis) percuma kalo pake hijab tapi rambutnya masih keliatan ck. Nah pakaian yang dipake juga nggak boleh ketat dan harus longgar supaya lekuk tubuh nggak terlihat yang mana hal itu bisa mengundang fitnah juga zina mata bagi kaum adam.
            Nah, kenapa sih kita harus berhijab? Pertama, hal ini merupakan suatu KEWAJIBAN. Hal ini terdapat dalam QS Al Ahzab ayat 59 (Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri orang-orang mukmin, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.) Hal ini juga diperintahkan dalam QS An Nur ayat 31 lho.
            Gue pernah tanya ke guru agama gue gimana sih hukumnya memakai hijab, juga apakah berdosa bagi orang yang tidak mengenakannya. Jawaban beliau simple bin ajaib. “Hukum mengenakan hijab seperti sholat.” Gue yang daya dongnya biasa-biasa aja lantas bertanya “Jadi, dosa ya orang yang tidak mengenakannya?” Beliau hanya tersenyum dan menjawab “Kamu coba pikir, kalo kewajiban berhijab sama dengan kewajiban untuk menunaikan sholat”
Kedua, saat lo lewat di depan mas-mas nggak dikenal, lo ga bakal digodain. Hmm ini kisah gue. Saat itu gue nggak sengaja lewat di jalanan yang mana banyak banget pemuda gagal gaul. Mereka ada yang disemir rambutnya tapi malah keliatan kayak turis gagal nemu angkot, nggak match deh. Ada juga yang pake anting kayak tante-tante yang udah berumur. Yang jelas gerombolan ini anak-anak kurang kasih sayang orang tua.
            Saat itu gue deg-degan. Ndredek saat gue lewat. Tapi, salah satu dari mereka malah bilang ke gue “Assalamu’alaikum mbak!” gue menjawabnya tanpa menoleh dan langsung melewati jalan itu buru-buru. Tuh, kita malah bisa dapet doa dari orang yang nggak dikenal.
            Ketiga, supaya mudah dikenali. Ehem, jadi gini Rasulullah Muhammad SAW bersabda “Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk bagian dari mereka.” (HR Abu Dawud) Nah dengan berhijab kita bisa menunjukkan identitas sebagai Muslimah.
            Selanjutnya, jadi tameng diri dari hal-hal negatif. Contoh, gue yang sekarang udah berhijab jadi lebih hati-hati di mana aja. Sebisa mungkin harus bertutur kata lembut juga melakukan perilaku-perilaku baik. Gue berpikiran aja “Masa sih Muslimah gitu” gitu di sini di artikan sebagai hal-hal negatif. Ya, walaupun terkadang gue nyeplos Astaghfirullah.
            And many kind reasons that I can’t write one by one. Yang belum berhijab nggak usah nunggu hati lurus. Yang bener tuh berhijab dulu, masalah hati ntar menyesuaikan kok. Trust me, it works *gayaiklan. Emang bener ga bisa langsung syar’i hijabnya. Tapi kalo nggak sekarang kapan lagi? Kasian bokap lo yang menanggung dosa anak perempuan yang memperlihatkan auratnya begitu aja.
            Yang hijabnya udah syar’i semoga bisa istiqomah ya. Walau terkadang rintangan tak henti-hentinya membuat lo gundah tapi percayalah nggak ada kebaikan yang luput dari pembalasan. Allah pasti membalas lo dengan kebaikan kok.
Wahai Muslimah, lo itu begitu berharga tau nggak sih? Allah memerintahkan lo berhijab juga buat kebaikan kok. Karena Allah sayang kita. Aurat yang boleh nampak cuma wajah sama telapak tangan yang lain disimpen deh dan cuma buat yang halal aja (baca : ayah,ibu,suami,dll) Selengkapnya baca QS An Nur ayat 31.
            Eits, gue lupa. Postingan ini ditujukan buat akhwat sholihah calon bidadari surga hihi. Nah yang ikhwan ada juga kok hijabnya yaitu dengan cara menundukkan pandangan, menundukkan pandangan di sini bukan berarti nunduk terus pas lo jalan. Ntar nabrak tiang listrik dan lo meminta asuransi ke gue. Maksudnya, jagalah hati lo saat liat sesuatu yang bisa menimbulkan dosa, if you know what I mean. Apalagi, kalo bukan yang namanya perempuan. Boleh memandangnya, asalkan itu hanya wajah dan telapak tangan pluuus tanpa syahwat yak! Nah kalo ada mbak-mbak yang pake baju kurang kain, tundukkan pandangan lo dan segera lari 100 meter atau sejauh mungkin.
            Tentang hijab syar’i, hmm gimana ya. Kalo dipake tuh rasanya adem dan nyaman. Jujur, hal itu nggak mudah bagi seseorang yang hidup di lingkungan bukan pesantren atau keluarga yang agamanya joss banget. Kayak gue, kuping gue udah terlatih buat dengerin sindirian-sindiran kayak “Ih, pake kaos kaki. Fanatik amat sih.”, “Nggak modis kayak ibu-ibu.” Tips gue sih supaya bisa bertahan ya inget surga neraka aja.
            Bagi lo yang hidup di lingkungan mendukung seperti pesantren, bersyukurlah! Lo bisa punya temen banyak yang hijabnya lebar dan nggak dianggap aneh. Bahkan malah saling mendukung. Berbahagialah!
            Tapi, nggak apa. Demi meraih ridho Allah, why not?
            Wassalamu’alaikum..

LDK SMA N 3 BOYOLALI Penuh Keceriaan

          Halo semua! Malam yang berirama ya, kan hujan. Dengan ditemani secangkir hot milk coffe dan juga mite hot plate buatan gue sendiri *nggaya wkwk, gue pengen cerita sama kalian tentang LDK yaitu latihan dasar kepemimpinan. Yup, kegiatan ini rutin diadakan setahun sekali yang mana peserta acara ini berasal dari seluruh anggota organisasi entah itu Rohis, MPK/OSIS, PKS, Paskib, PMR, dan DA. Semua wajib mengikuti acara tersebut.
            Sebenernya gue paling males kalau ada acara kayak gini. Pertama, barang-barang yang dibawa pasti membutuhkan perjuangan buat bisa dapetinnya. Kedua, JAUH DARI KELUARGA. Gue paling ga bisa jauh dari keluarga gue. Entah kenapa, yang jelas gue selalu merasa hangat di tengah-tengah nyokap, bokap, juga adik gue.
            Nah acara LDK diadakan pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 12-13 Desember 2015 kemarin. Gue kesel karena pemberitahuan barang yang dibawa diumumkan pada hari Jum’at. Mana sampai rumah pukul 4 sore. Gue langsung ribet buat siapin barang-barang yang dibawa hari Sabtu.
            Saat itu semua udah beres tinggal satu yak yaitu pita biru yang harus ditempel sejumlah 5 di kerudung. Gue pun membuka plastik berisi pita yang udah gue beli. Sialnya, ternyata pita tersebut berwarna ungu dan juga berbahan plastik. Gue sempet tertawa waktu itu, kenapa pas beli gue ga nyadar? Haduh apa sih yang gue pikirin waktu itu. Apa gue kepikiran ya tentang kucing gue yang hobi luluran juga spa. Tapi, kalo dipikir lagi gue ga punya kucing. Argh!
Mampus gue, pikir gue saat itu. Gue mau keluar tapi hujan lebat, jam di dinding menunjukkan pukul 20.30. Gue pun panik dan segera menghubungi semua anggota rohis yang cewek juga temen gue yang ikut LDK besok apakah masih ada sisa pita. Apes, ternyata mereka semua membeli pita dengan ukuran mepet artinya ga ada sisa. Tapi, kakak kelas gue rohis mbak Dhinda, mbak Krisma, juga mbak Frida baik hati yang mau keluar malem-malem buat nyariin pita untuk adik kelasnya yang teledor. Tapi sayang udah tutup!
Tanda Pengenal
Saat itu gue mau nyerah, tapi mengingat perjuangan gue buat bertahan di Rohis nggak gampang, yang mana dulu gue harus yakinin ortu yang sempet ngelarang gue ikut Rohis karena sesuatu, juga jadi divisi inti di situ. Alhamdulillah I found the way. Gue inget gue punya tanda pengenal saat gue jadi anggota tim Majalah Kreasi di SMP dulu. Kayak gini nih..
Nah gue potong tuh tali dan gue jadiin 10 untuk 2 kerudung. Yeah, meski kecil-kecil it’s okay lah. Akhirnya semua beres dan keeseokan harinya tinggal cuss ke sekolah. Di sekolah gue langsung gabung dengan Rohis. Dan dimulailah kegiatan itu.
Awal-awal sih cuma season dari pembina dan dilanjutkan makan-makan. Juga ada pembahasan program kerja setiap divisi untuk ke depannya. Gue kira bakal ada bintalan (dibentak-bentak senior) tapi Alhamdulillah tahun ini kepala sekolah SMA N 3 Boyolali ganti dan beliau super duper baik hati kayak peri-peri di negeri dongeng.
LDK tahun ini ga ada yang namanya bintalan, jurit malam, juga road school. Betapa senangnya diri ini. Tahun lalu pun disuruh bayar untuk konsumsi tapi tahun ini free. Biaya dari sekolah. How’s lucky us! Angkatan gue bener-bener bejo. Nah pas sampai siang hari ga ada apa-apa dan biasa-biasa aja. Tapi sorenya gue jadi sasaran.
Gapapa gue tulis di sini karena ga mungkin senior gue tau kalo gue punya blog. Gue harap juga sih dia ga baca, ga mungkin juga kayaknya, jadi amanlah. Gue duduk di depan sendiri. Saat itu MC yang bertugas berasal dari senior OSIS, tentu mereka semua hits. Ada mas itu yang pernah ke luar negeri (sebut aja mas Ak) juga mas itu yang punya kembaran (sebut aja mas Haf). Setiap organisasi udah punya yel-yel masing-masing. Gue udah semangat saat yel-yel Rohis. Tapi, mas Ak bilang gini ke gue “Dek, kamu yang semangat ya! Jangan gitu donk!” ucapnya sambil mendekat ke gue. Gue shock karena kaget waktu itu. Mas Haf ikut-ikutan “Iya dek, yang semangat!! SEMANGAT YA, SEMANGAT YA!!!” Dua-duanya semakin deket ke arah gue sambil teriak-teriak dan gue terbelalak. Gue pengen kabur. Rasanya saat itu gue mau dimakan hidup-hidup. Tapi untungnya Mas Haf bilang “Eh dia Rohis lho kak, jangan deket-deket donk! Bukan mukhrim.” Mas Ak jawab “O iya aku lupa. Maafin kakak ya dek.” Ucapnya. “Eh Rohis kok kakak. Pakai bahasa Aa’ aja.” Kalau ga salah Mas Haf bilang kayak gitu.
Berawal dari kejadian itu, saat acara makan-makan pasti gue sasarannya. Setiap acara makan Mas Ak akan bilang “Dedek Zalfaa makannya pelan-pelan banget ya.” atau saat-saat terakhir waktu makan akan berakhir “Dedek Zalfaa udah belum makannya?”, dan seterusnya. Gue yang pemalu, cuma bisa tersenyum canggung. Dan Mas Ak menyebut gue sebagai adik kelas yang kalem dan anggun. Kayaknya salah deh wkwk tapi ya semoga aja bener deh. Aamiin. Tapi nggak enak tau rasanya saat makan tiba-tiba lo jadi pusat perhatian. Huaaa...
Masuk ke hari Minggu, paginya ada acara sarapan bersama. Saat itu organisasi Rohis makan di deket tempat mic. Saat Mas Ak akan mengambil mic, dia tanya lagi ke kakak kelas Rohis “Dek, kemarin yang itu namanya siapa?” “Zalfaa mas?” tanya kakak kelas Rohis. “Oh, iya Zalfaa. Mana orangnya?” gue yang saat itu posisinya membelakangi Mas Ak langsung ditunjuk oleh kakak kelas Rohis yang tadi dan Mas Ak langsung bilang “Subhanallah.” Anggota Rohis pun tersenyum geli kecuali gue yang hanya bisa membrengut karena jadi sasaran mulu.
Seterusnya begitu. Ada aja nama gue sering disebut-sebut. Acara LDK pun selesai dan keesokan harinya gue masuk sekolah seperti biasa. Temen-temen gue entah dari Paskib, DA, OSIS, Rohis memanggil gue dedek Zalfaa dengan nada yang dibuat-buat seperti Mas Ak. Jiaah, gara-gara Mas Ak gue sekarang jadi punya panggilan Dedek. Childish banget rasanya.
Bahkan kemarin Selasa saat kegiatan outing class di Sangiran juga Keraton Surakarta gue bertanya ke guide keraton. Kenapa keraton dicat warna biru. Beliau bilang jawabnya nanti aja. Saat sesi pertanyaan, sang guide bilang “Tadi siapa yang bertanya kenapa keraton ini dicat warna biru?” gue tunjuk langit dan salah seorang anggota Paskib bilang “Oalah dedek bertanya.” Gue menoleh ke arahnya dan kembali cemberut. Juga ada temen gue yang jadi MPK “Zalfaa, kamu dipanggil dedek sama Mas Ak lucu tahu! Jadi hitz lagi. Semua jadi tahu.” Dia tersenyum puas. Gue cuma bisa jawab “Ah enggak kok.”
Temen-temen gue di kelas yang mengikuti LDK juga bilang “Eh kemarin Zalfaa ngehits lho gara-gara dipanggil dedek.” Jiaa, gue nggak menginginkan hal itu. Jujur guys, jadi hits di kalangan manusia itu bukan target gue. Bukan seberapa kita ngehits tapi seberapa bermanfaat untuk orang lain. Yang gue targetkan adalah jadi hits di kalangan penduduk langit karena Allah sering bercerita tentang gue.

Yaaah, gara-gara nulis hot milk coffe gue udah dingin. Ga jadi hot dong. Tapi mite hot plate sudah habis tak tersisa. Gitu deh LDK tahun ini yang bernuansa ceria. Selamat malam dan sampai jumpa di post selanjutnya, In Shaa Allah. Gue hanya bisa mendesah pasrah dengan panggilan dedek dari temen-temen seangkatan gue sekarang.

Lelaki Sholeh Idaman Surga

Halo ukhti wa akhi fillah. Udah pada baca surah Al Kahfi belum? Hayo, yang belum baca buruan dibaca gih sebelum matahari tenggelam. Yang penting lo nggak ikut tenggelam ke masa lalu. Eh jangan baper. Kali ini, gue akan bahas tentang model cowok yang sholeh. Ayo kita bahas.
Nah, gue tanya ke lo dulu. Lo kalo naksir sama seseorang karena apa? Pasti yang pertama karena kecakepannya kan? Maybe like that, right? Gini, cowok ganteng itu memang banyak lho, tapi yang bagus akhlaknya langka. Mencarinya susah seperti mencari jarum di hidung buaya. Lo, yang pernah berjuang buat dapet cowok ganteng pasti nggak mudah dan yang lebih mengenaskan (biasanya) kalo dia udah bosen lo ditinggal dan cari cewek yang lebih popular, cool, and better than you. Sakit kan?
Gue sendiri nggak berharap buat dapetin cowok yang rupanya sebagus Nabi Yusuf AS. Gue nggak mau kalo suatu hari gue udah menemukan yang halal, dia sering jadi perhatian para cewek. Atau yang hobi selfie. Idih, no way! Gue ga suka cowok yang narsis. Sama aja dia ngumbar-ngumbar ketampanannya buat ngundang jerit histeris kaum hawa. Pokoknya besok gue berdoa supaya si dia yang tertulis di Lauhul Mahfuz bukanlah cowok narsis dan tidak suka jadi perhatian kaum hawa. Gue butuh, lelaki yang bisa menundukkan pandangannya dan menyimpan kasih sayangnya hanya untuk gue. Ga ganteng-ganteng amat gapapa, karena rupa yang tampan hanyalah tampilan luar yang terkadang menipu. Terus biasanya cowok ganteng tuh sulit buat setia. Karena dengan mudah, jika dia putus dia akan gampang mencari pengganti. Kalo gue sih, yang penting agama dan akhlaknya. Tapi, ga semua cowok ganteng kayak gitu sih. Tapi gimana, lo masih memilih seseorang hanya karena ketampanannya? Hmm, Allahu yahdik.
Be careful girls. Nah terus yang cowok pasti bertanya “Terus gue harus gimana supaya bisa jadi cowok sholeh idaman surga?” Oke deh, gue akan share ke kalian supaya bisa dapet bidadari dunia juga surga. Nggak ribet dan In Shaa Allah gampang kok. Yang penting niatnya karena Allah ya akhi fillah.
Pertama, lo harus bisa sholat wajib 5 waktu tanpa bolong. Kalo masih aja bolong, gue yakin emak lo pasti akan sangat-sangat histeris mengetahuinya. Dan buat lelaki yang merasa bener-bener laki, lo harus bisa sholat berjamaah di masjid. Karena ada sebuah hadist Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu yang diriwayatkan dalam shahih al-Bukhari, Rasulullah bersabda “Demi Zat yang jiwaku ada di tanganNya, sungguh aku ingin memerintahkan untuk sholat dan dikumandangkan adzan. Kemudian aku perintah seseorang untuk mengimami sholat, lalu aku pergi melihat orang-orang dan membakar rumah-rumah mereka.” (HR Bukhari) Tuh Rasulullah SAW sudah mengingatkan elo wahai kaum lelaki untuk mendirikan sholat berjamaah di masjid. Ayo yang masih muda dan sehat, jangan sia-siakan masa-masa itu. Yuk update iman ke masjid.
Kedua, lo harus bisa menundukkan pandangan saat liat cewek cantik. Bagi lo yang masih jomblo, lo harus inget kalo si dia juga baru memantaskan diri untuk lo. Jadi, nggak adil donk kalo lo masih lihat cewek-cewek seenak lo. Awas zina mata! Ayo cus liat ke Surah An Nur ayat 30 yang berbunyi “Katakanlah kepada laki-laki yang beriman agar mereka menjaga pandangannya dan memelihara kemaluannya yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.”
Nah selanjutnya, jaga lisan dan hati lo. However, hearts are wild creatures so that’s why our ribs are cage. Seumpama, lo nggak sengaja liat cewek cantik di deket lo. Jangan sampai lo menggodanya. Nah hati kudu dijaga. Kalo lo menyukai seseorang, tahan dulu. Ya kalo dia jodoh lo. Kalo bukan? Buat mengobati galau, lo bisa baca Al Qur’an. Qur’an is the only book without any mistakes. OIYA COWOK SHOLEH JUGA GABAKAL NGAJAK LO PACARAN. Karena sudah jelas kalau pacaran dilarang dalam agama Islam.
Gitu deh tips dari gue. Bagi kalian yang masih single, gue cuma pengen mengingatkan kalo lo milih pasangan suatu hari jangan karena hanya ketampanan/kecantikan, harta, jabatan, dan hal-hal duniawi lainnya. Tapi, pilihlah seseorang yang mencintai Allah dan bagus akhlaknya. In Shaa Allah, cinta lo bakal abadi sampe surgaNya. Jadi, siapa yang mau masuk surga sama pasangannya kelak? Barakallahu fiikum ya guys.. Semoga suatu hari besok kita bisa berjumpa ya di surgaNya :’) Aamiin

Be A Fresh Generation

            Halo guys! Gimana hari Minggu lo? Apakah baik-baik aja? Atau ada sesuatu yang tiung-tiung? Udahlah, bawa enjoy aja. Nggak usah khawatir. Worrying is a waste of time. It doesn’t change anything. It messes with your mind and steals your happines ckck. Jomblo? Kesepian? Ah, jangan begitu. Berbanggalah lo kalo lo itu seorang jomblo. Why? Ya karena jomblo sampai halal lebih baik. Sabarlah dalam penantian. Karena Allah sudah menjanjikan dalam surah An Nur ayat 26 kalo lelaki yang baik diperuntukkan pula buat perempuan yang baik-baik. Semua akan indah pada waktunya kok. Nah, gue mau cerita kegiatan-kegiatan saat pesta ulang tahun SMA gue. Yap, yaitu SMA N 03 Boyolali.
            Acara ini diawali kemarin Jum’at. Dan lo tau? Gue dapet hadiah di pagi buta. Gue kena tilang! Sialnya, saat gue berangkat pagi-pagi, para Polisi sudah menyiapkan sejurus sakti mandraguna buat nilang anak-anak sekolah. Yeah, secara gue belum punya SIM. Tapi, ya udahlah mau gimana lagi. Akhirnya STNK atas nama nyokap gue disita sama Polisi tanpa kumis yang kurus juga hemat senyum. Saat gue ketilang, gue liat banyak juga temen-temen gue dari SMAGA yang ketilang. Nasib-nasib..
            Peristiwa ketilang itu, nggak bikin semangat gue surut buat merayakan hari jadi sekolah gue yang ke 26. Awalnya kami melaksanakan apel, maksud gue bukan apel yang dimakan itu. Selanjutnya senam tanpa gerakan yang menghebohkan. Saat itu juga ada pelepasan balon di udara. Gue pandang langit-langit dan sepertinya para balon beterbangan sesuka hati dan akhirnya meletus juga pastinya. Lalu, kami melakukan jalan santai. Selow aja kok jalannya. O iya sayangnya ga ada jungkir balik dalam kegiatan ini. Fiuuh.. Sesampainya di sekolah ada pengundian doorprize dan acara-acara pensi.
            Pertama-tama ada eskul robotik yang tampil. Robot-robot pun beraksi dengan hebatnya seperti singa-singa yang salto saat sirkus. Nah yang kedua ada penampilan dari eskul wushu. Bener-bener keren menurut gue. Soalnya ada gerakan jungkir baliknya gitu juga ada yang banting sana-sini. Kayaknya sih sakit, tapi mereka para wushuers tetep terlihat seterong dengan muka memerah. Tapi mereka sehat-sehat aja kok. Selanjutnya sih ada penampilan dari band-band gitu. Saat itu guest star yang hadir yaitu Happy Ending. Jujur, gue nggak ngeh sama semua lagunya. Tapi, tetep asik didengernya.
            Sabtu 24 Oktober adalah puncak acara perayaan ultah SMAGABOY. Acaranya hampir sama kayak yang hari pertama. Bedanya kemarin ada pembawa acara dengan lima bahasa. Lima bahasa? Iya, lima bahasa. Jadi, di sekolah gue diajarkan lima bahasa. Ada bahasa Indonesia, Jawa, Inggris, Arab, dan juga Jepang. Kelas sepuluh sih bahasa asingnya pake Inggris dan Jepang. Dan lo tau? Saat-saat ternyesek itu adalah ketika menghafal hiragana yang bisa dibilang lebih sulit daripada penderitaan jomblo yang merasa ngenes.
            Terus ada penyerahan piala kejuaraan lomba yang diadakan SMAGA. Seperti lomba baca Qur’an secara tartil atau murotal, lomba futsal, baris berbaris, dan juga English Speech Contest yang mana pesertanya dari luar sekolah. Kecuali lomba baca Qur’an yang diadakan Rohis. Disitu diwakilkan oleh seorang yang bersedia mewakili kelasnya masing-masing. Saat itu gue nyantai, karena nggak mungkin gue yang diajukan karena gue Rohis. Gue pikir Rohis ga boleh ikut dan temen-temen gue juga nganggepnya gitu. Tapi, sampai pada hari Selasa kelas gue nggak ada yang mewakili. Kepanikan pun melanda gue dan gue yang diajukan untuk mengikuti lomba itu. Gue pun bertanya pada ketua rohis apakah gue boleh ikut atau ngga. What a surprised day! Rohis boleh mengikuti lomba itu. Gue kaget. “Za, lo yang mewakili gih.” Ucap teman gue. Gue panik ala titanic. Secara, gue ga ada persiapan sama sekali. Bahkan, surahnya pun gue ga tau apa aja yang ditentukan. Temen gue menambahkan “Iya Za daripada kelas kita kena denda 2 mushaf Qur’an sama 2 mukena.” Oke, demi X-2 gue maju dengan modal tubuh sehat dan ekspresi senyum-senyum gitu karena gue pun baca Al Qur’an belum bisa baik. Jelas, di sana gue dapet nomor terakhir karena gue dateng telat. Juara lomba saat itu kalo ga salah kelas 12 IPA berapa gitu gue lupa.
 Setelah itu ada penampilan pembacaan asmaul husna yang dilagukan oleh salah seorang guru. Acara selanjutnya semakin meriah. Bahkan tanpa menyan pun acara ini sudah berwarna. Guest star kemarin ada Langen Suko, Fisip Meraung daannn you know what? Puncak acaranya ada DJ Libie Cameron.
Suasana paling pecah saat DJ Libie beraksi. Gue sih kalem wkwk. Cuma duduk di bawah pohon sambil mengamati orang-orang. Tapi, ah namanya juga musik. Gue juga geleng-geleng sendiri karena musiknya. Tapi, lama kelamaan pusing juga kalo geleng-geleng terus.
Alhamdulillah acara lancar guys. Terima kasih teruntuk panitia yang sudah membuat acara ini menjadi cetar membahana. Dan gue harap sih tahun depan bisa ngundang penceramah kondang yang sekaligus bisa ngeDJ lagu qasidahan. Ups, emang bisa ya? Entahlah, gue maunya gitu sih.
Karena acara ini, gue keluar dari gerbang sekolah pukul 16.30 WIB. Dan gue dapet hadiah tambahan. Ban motor gue bocor. Subhanallah, gue kesel. Untung tadi sebelum ke tempat parkir temen gue yang bernama Mei mau nebeng. Dan Alhamdulillah karena ada temen gue, gue bisa tau dimana tempat menambal ban dan dia sangat-sangat membantu.  Tempatnya deket rumah temen gue. Dan gue pun menunggu di rumah Mei saat ban motor gue ditambal. Dan makasih banyak buat Mei yang udah menyelematkan perut gue dari keroncongan hihi. Fiuh, kemarin gue sampe rumah pada waktu Maghrib. Tapi, tak apalah. Acaranya seru... Begitulah guys kegiatan-kegiatan kemarin. Semoga siswa-siswi SMAGA bisa jadi fresh generation! Aamiin. Gue harap sih, dua hadiah yang gue terima nggak akan menimpa lo yang lagi baca yak! Selamat pagi dan sampai jumpa di post selanjutnya, In Shaa Allah kalo bisa yak.

Seremnya Keadaan Ini

          Assalamu’alaikum bagi pembaca blog ini.. Hmm, lama ya gue ga nulis. Jadi, mungkin agak kaku gitu. Bahkan naskah novel gue mandeg di tengah jalan. Masih belum ada ide nih. Oke, gue akan lanjutin post yang dulu itu ya. Judul artikel kali ini aja, gue bingung sendiri hehe. I’m not thinking straight to be honesty.
            Jadi, gue akan bahas keadaan roh setelah terpisah dari badan. Kisah ini terdapat dalam HR. Al-Baihaqi dengan sanad shahih. Jadi, saat roh orang beriman dikembalikan lagi ke jasadnya, ia akan didatangi dua orang malaikat guys. Dan dia diberi pertanyaan, siapa Tuhanmu, apa agamamu, dan siapakah lelaki yang diutus padamu? Orang beriman mah, In Shaa Allah dengan mudah bisa jawab. Kemudian si malaikat bertanya lagi “Apa yang menyebabkan kamu mengetahuinya?” Dia menjawab “Saya membaca kitab Allah, lalu saya beriman kepadanya dan membenarkannya.” Lantas, dari atas langit ada suara terdengar “Hambaku benar, hamparkanlah permadani untuknya dari surga, berilah dia pakaian dari surga dan bukakan pintunya ke arah surga, lalu datangkan padanya angin dan semerbak keharuman surga.” Mashaa Allah, hayoo siapa yang pengen kayak gini? Yuk, maka dari itu kita susah-susah dulu yuk di dunia biar Allah ridho. Nah setelah itu ukhti dan akhi pembaca blog gue, dia didatangi sosok yang tampan wajahnya, bagus pakaiannya, dan wangi harumnya. Yang tak lain sosok itu adalah kebajikan-kebajikan yang dilakukan seorang beriman saat di dunia.
            Selanjutnya, ada juga roh orang yang kafir. Ia juga akan didatangi oleh dua orang malaikat. Kemudian, datanglah dua malaikat yang bertanya siapa Tuhanmu, apa agamamu, dan siapakah orang yang diutus padamu. Ngenesnya, orang itu ga bisa jawab guys. Yeah, secara di dunia dia ga ada ilmu agama sama sekali juga perilakunya yang nggak bener. Kemudian dari langit terdengar suara “Dia dusta. Hamparkanlah untuknya tempat tidur dari neraka dan bukakanlah untuknya pintu ke neraka.” Hii, ngeri yak. Setelah itu datanglah sosok yang buruk wajahnya, jelek pakaiannya, dan amat busuk baunya. Sosok tersebut adalah amalan-amalan buruk orang tersebut saat di dunia.
            Semoga aja kita termasuk orang-orang mukmin ya guys. Memang kita hidup di zaman edan. Di mana hampir semua orang melakukan hal yang tidak halal demi menggapai apa yang menjadi nafsunya. Inget guys “..Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu .” (QS. Al Hadid : 20)
            Nah, gue juga mau cerita nih guys kehidupan gue saat memasuki dunia putih abu-abu. Lo masih inget kan kalo gue sekarang udah anak SMA lhoh *nggaya. Yak, gue bersekolah di SMA N 03 Boyolali, tepatnya di kelas X-2. Alhamdulillah gue bisa masuk SMA ini. Disini, gue mengikuti satu organisasi dan satu eskul.
            Organisasi yang gue ikuti adalah Rohis. Awalnya gue bimbang mau ngikut organisasi yang mana. Soalnya gue pernah kerekrut jadi anggota paskib sama PKS. Tapi, gue milih Rohis aja. Kenapa Rohis? Yeah, secara gue kan anak emak yang labil tuh. Kadang imannya menggebu-gebu kadang juga ga ada greget buat melakukan kebaikan. Gue pengen, saat gue masuk Rohis perilaku gue bisa berubah sedikit demi sedikit. Dan pastinya, di Rohis banyak temen sholih/sholihah yang akan membantu gue berhijrah di jalan-Nya. Gue juga lebih suka organisasi yang dimana seniornya nggak hobi membentak-bentak juniornya. Kan kasian, masih kecil ingusan, sering dibentak-bentak lagi.
            Nah, di Rohis udah ada pembagian jabatan juga. Dari awal gue udah niat banget pengen jadi tabligh. Jadi, tabligh di Rohis itu semacem intinya Rohis gitu. Tabligh itu jadi devisi terempong di Rohis. Pertama-tama saat seleksi dengan PD dan jiwa yang tangguh gue milih jabatan tabligh. Karena jabatan itu, gue nanti akan bisa berdakwah lebih mudah ke temen-temen gue.
            Tapi, saat ada pendekatan pribadi senior gue malah nakut-nakutin gue. Katanya jadi tabligh itu ya harus tanggung jawab, amanah, susah, dan omongan banyak lainnya yang jelas gue lupa. Namun, entah kenapa gue tetep milih jadi tabligh. Saat pengumuman pembagian jabatan, Alhamdulillah gue bener-bener keterima jadi tabligh. Awalnya gue senyam-senyum kayak habis ketiban duren karena saking senengnya. Tapi, saat ketua Rohis membagikan sebuah kertas yang bikin ngeJLEB. Tak lain dan tak salah kertas itu berisi program kerja masing-masing divisi. Di saat semua divisi cuma dapet satu lembar, divisi tabligh ada tiga lembar kertas. Subhanallah, gue terharu bro gue terharu.
            Senior gue emang bener! Program kerja divisi tabligh itu seabrek! Mana, di divisi tabligh angkatan gue, gue cewek sendiri. Dan tau nggak? Cuma ada 3 orang di angkatan gue yang menjabat sebagai tabligh. Jiiaa.. tisu mana tisu gue makin terharu tepatnya gue butuh tisu karena flu. Eh kok ga nyambung ya.
            Tapi, gimana pun juga itu jalan gue. Allah udah ngasih kepercayaan ke gue buat jadi tabligh dan In Shaa Allah memperjuangkan agamanya. Bismillah, meskipun proker yang menjadi tanggung jawab gue seabrek gue harus nerima dengan senang hati eaak.
            Nah, gue ikut eskul English Club. Secara, bahasa Inggris gue pas-pasan aja. Dan gue pengen dengan mengikuti eskul ini gue bisa berbahasa Inggris. Paling, nggak sok Inggris dikit gitulah. Di English Club, bakal ada hunting tourist yang In Shaa Allah akan dilaksanakan bulan Desember. Di English Club juga gue dipercaya menjadi seorang bendahara.
            Di SMA 03, belum ada penjurusan. Tepatnya sekolah gue masih pake kurikulum KTSP. Sebenernya tahun lalu udah pake Kurikulum 2013 tapi nggak tahu kenapa jadi ke KTSP lagi. Besok sih, rencananya gue mau ambil jurusan IPS aja. Secara, logika gue ga selincah Krish John saat jungkir balik. Gue lebih suka baca dan menghafal. Lagipula kuliahnya gue mau ambil jurusan IPS. Ngapain gue ke IPA, kalo gue bener-bener nggak naksir sama IPA? Gue ga mau selingkuh dan pindah hati dari IPS, ups.
            Gue rasa cukup dulu deh artikel kali ini. Entah kenapa, gue masih merasa kaku nulisnya. Aneh gimana gitu. Maklum ya, SMA tuh sibuk guys. Tugas lah ulangan lah, bikin laporan.  Bikin puyeng dan tentunya akan ada beberapa koyo yang sekarang turut serta menghiasi muka gue.
Oh iya, jujur sih guys mulai SMA gue berniat untuk mengerjakan semua dengan jujur. Gapapa nilai ga bagus-bagus amat. Kan nilai ga dibawa mati kan ya. Karena gue percaya pada Allah. “But they plan, and Allah plans. And Allah is the best of planners.” Qur’an 8:30 gue percaya pada rencana terindah-Nya yang akan diberikan ke gue suatu hari. Jadi, nggak usah khawatir semua udah ada ada yang ngatur. Yang ada gue harus menjalani hari-hari gue dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat. Karena gue inget kutipan dari Iman Hasan Albashri yang berbunyi “lakukanlah kebaikan sekecil apapun. Karena engkau tidak pernah tau kebaikan apa yang akan memasukkanmu ke surga.” What a marvelous quote. Barakallahu fiikum. Wassalamu’alaikum 
Pedihnya Sakaratul Maut

Pedihnya Sakaratul Maut

            Assalamu’alaikum.. Saatnya update blog nih. Sambil nunggu waktu adzan Maghrib mending bikin posting aja daripada ghibah. Ya nggak? Okay, kali ini gue akan bahas tentang pedihnya sakaratul maut. Hii, serem ya dari judulnya. Ini baru baca belum merasakan. Yeah, gue bisa nulis gini karena baca-baca hadis bukan berarti gue udah pernah merasakan sakaratul maut lho ya.
            Ada suatu kisah saat zaman Nabi Idris AS yang... Mm gue mulai dari mana ya. Bingung. Mulai dari sini aja ya..
            Pada suatu hari Malaikat Izrail datang ke rumah Nabi Idris. Nabi Idris pun bertanya pada Malaikat Izrail. “Hai Malaikat Izrail, kedatanganmu kali ini untuk menyabut nyawa atau berkunjung?” Malaikat Maut pun berkata bahwa ia berkunjung atas izin Allah SWT.
            Nabi Idris pun kembali bertanya. “Hai Malaikat Izrail, saya ada keperluan denganmu.”
            “Kepentingan apa itu?” jawab Malaikat Izrail.
            “Kepentinganku denganmu adalah supaya engkau mencabut nyawaku dan kemudian Allah menghidupkan kembali agar aku lebih giat beribadah kepada Allah setelah aku merasakan sakaratul maut.
            Malaikat Maut pun kebingungan dengan permintaan Nabi Idris. Allah pun memberi wahyu kepada Malaikat Izrail untuk mencabut nyawa Nabi Idris AS. Seketika itu juga Malaikat Izrail mencabut nyawa Nabi Idris AS.
            Nasi sudah menjadi bubur. Nabi Idris telah meninggal dan Malaikat Izrail menangisi kepergiannya. Malaikat Izrail berdoa kepada Allah agar Nabi Idris dihidupkan kembali. Allah pun mengabulkan permintaan Malaikat Izrail dan hiduplah Nabi Idris.
            “Hai saudaraku, bagaimana rasanya sakaratul maut itu?” tanya Malaikat Izrail.
            “Sesungguhnya, rasa sakaratul maut itu saya umpamakan binatang yang hidup dilepas kulitnya dalam keadaan hidup-hidup dan begitulah rasanya sakaratul maut. Bahkan lebih seribu kali rasa sakitnya.” Jawab Nabi Idris. Jiaa, menakutkan ya.
            Malaikat Izrail pun kembali menjawab. “Secara halus dan berhati-hati aku mencabut nyawa yang seperti itu selama-lamanya.
            Nah, dari kisah di atas bisa kita ambil pelajaran hidup. Nabi Idris seorang Nabi aja bilang kalo sakaratul maut itu sakitnya minta ampun. Apalagi kita manusia biasa yang hidup di zaman edan yang penuh dengan kebebasan dan haus moral seperti sekarang ini? Ada pun sabda Rasulullah SAW “Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang” Wallahu’alam. Kena jarum pentul aja udah sakit apalagi 300 pedang. Hiks. Bagaimana pun juga seperti yang disebutkan dalam Al Qur’an “Tiap-tiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati.” (QS. Ali Imran : 185) It means, besok kita juga bakal merasakan pedihnya sakaratul maut guys!
            Nah lalu bagaimana keadaan roh setelah terpisah dari badan? Tunggu postingan selanjutnya.. In Shaa Allah, as soon as possible ^^

            Wassalamu’alaikum!

Bom Hati

            Assalamu’alaikum sahabat-sahabat blogger gue yang dirahmati Allah. Eaak, sapaan yang nggak biasa dari biasanya. Kali ini gue akan bahas tentang hati yang kotor juga dosa-dosa kecil yang nggak kita sadari. Eh tau-taunya numpuk jadi segunung. Lo nggak perlu peduli siapa yang nulis ini, dipahami aja inti dari posting kali ini. Jujur aja, gue bukan anak pondok atau anak alim gitu. Gue cuma pengen berbagi ilmu yang gue ketahui ke kalian. Gue juga bukan sok taat tapi sebelum semuanya terlambat.
            Gue merasa malu dengan diri gue sendiri. Gimana pun juga entah kenapa pas kemarin atau kapan gitu Alhamdulillah hati gue kebuka. Dan alangkah sedihnya gue, gue baru sadar banyak kesalahan yang bisa-bisa membuat gue terjerumus dalam api neraka. Bahkan saat malam itu gue nggak bisa nahan air mata gue.
            Nah, sebelum gue menyadari sesuatu itu nggak baik, gue terus menganggap kalo jatuh cinta itu nggak salah dan nggak berbahaya. Memang rasa yang satu ini membuat kita melayang juga tersiksa. Pertama, jatuh cinta bisa membuat kita melayang karena yeah lo tau kan rasanya semua tuh jadi indah. Bahkan saat seseorang mengalami yang namanya jatuh cinta, ia akan menganggap indah tentang orang yang dicintainya. Bahkan Allah pun malah dilalaikan. Naudzubillah. Jujur, gue juga pernah mengalami hal ini baru-baru aja. Namun, perlahan-lahan gue mulai terasa tersiksa. Dulu, gue pernah diceramahin sama guru agama gue kalo berkirim pesan dengan lawan jenis bisa menimbulkan zina hati yang nggak mutu. Namun, karena nafsu anak muda yang susah dikendalikan gue tetap berkirim pesan dengan teman gue yang itu. Nah, kemarin malem entah kenapa hati gue jadi gelisah sendiri. Gue takut akan murka Allah. Apalagi ini bulan Ramadhan. Saat itu juga gue mendapat satu hidayah. Gue mulai membatasi berkirim pesan dengan lawan jenis. Yeah, kalo itu hal penting akan gue balas. Tapi kalo cuma omong kosong apa gunanya.
            Sahabat-sahabat blogger yang dirahmati Allah, mari kita renungkan sejenak. Lo tau kan kenapa setan dikeluarkan dari surga? Yap, alasannya sepele banget. Alasan yang kecil, sekecil semut. Sombongnya iblis/setan yang tidak mau menyembah Nabi Adam AS. Iblis merasa dirinya lebih hebat karena diciptakan dari api sementara Nabi Adam AS hanya berasal dari tanah. Hanya karena setan membangkang satu perintah Allah saja, ia langsung keluar dari surga. Oh, please don’t be like syaiton.
            Nah, ada lagi sahabat-sahabat Rasul kita Muhammad SAW, yang meninggal karena berjihad di jalan Allah SWT. Ada yang di gergaji dari kepala hingga terbelah dua, ada yang ditimpa batu besar, ada pula kemaluan seorang wanita yang ditusuk dengan tombak. Namun, siksaan yang sangat mengerikan tersebut tidak membuat gentar sahabat-sahabat Nabi Muhammad SAW. Mereka tetap teguh berada di jalan yang lurus, yaitu agama Allah. Coba zaman sekarang masih kayak gitu, pasti para emak-emak langsung cincing daster sambil lari dengan histerisnya. Mereka para sahabat Nabi yang gentar, sangatlah wajar jika masuk surga dikarenakan pengorbanan mereka yang sangat besar. Subhanallah..
            Pertanyaan untuk kita. MASIH YAKINKAH KITA AKAN MASUK SURGA? Gini-gini dari hal-hal kecil dulu ya. Contoh, saat lo sedang bicara atau becanda bareng temen-temen dan secara nggak sadar kata-kata lo nylekit dan nusuk temen lo itu. Temen lo masih bisa tersenyum tapi dalam hatinya? Hati-hati kalo lo ngomong. Jangan asal ceplas-ceplos kayak orang ngga berpendidikan. Berbicaralah dengan tutur kata yang lembut. Pikirkan sebelum kalimat itu keluar dari mulut lo atau saat berkirim pesan. Pikir dulu dong sebelum send messagenya apakah itu menusuk hati seseorang atau tidak.
            Nah ada lagi sekarang yang udah menjamur banget di Indonesia. Yak, yaitu pacaran. Pacran itu cuma bikin karat di hati. Belum aja mukhrim udah mau dilihat, diraba, ditrawang. Heey, manusia itu bukan uang yang bisa diperlakukan seperti itu oy! Jujur, selama ini ada beberapa cowok yang nembak gue. Gue malah marah sama mereka. Why? Yeah, secara kan belum sah tapi udah bisa nikmatin kata-kata mesra. Gue nganggep cowok yang ngajak pacaran itu pengecut. Ada yang udah nggak ditanggepin, tapi tetep nekat aja berkirim pesan. Untunglah, gue bukan tipe-tipe tetangga SpongeBob yang gampang marah. Gue cuekin, ntar lama-lama ilang sendiri. Nah, dari hal-hal kecil yang bisa mengotori hati itu apakah masih yakin kalo besok masuk surga? Lo yakin?
            Gue sendiri aja juga ga yakin apa besok gue masuk NERAKA atau SURGA. Banyak banget kesalahan saat gue belum memasuki Ramadhan. Alhamdulillah, saat Ramadhan gue banyak mendengarkan kultum dari ustadz yang sedikit demi sedikit bisa membuka hati gue. Gue lupa, saat itu ada yang bahas jodoh. Gue akan share ke kalian. Ini penting.
            Eh nggak apa-apa kan ya gue bahas jodoh, soalnya niat gue cuma pengen mengajak para pacaraners supaya kembali pada fitrahnya yang baik. Ini blog-blog gue mau baca silahkan kalo menurut lo ini tulisan bikin perut tambah laper nggak usah dibaca. It’s easy friends. Jadi, kalo menurut gue ya. Gue nggak mengutamakan tampang si dia. Juga harta kekayaannya. Karena itu semua nggak akan ada manfaatnya. Gue hanya mengharapkan kalo gue bersama dia, surga akan terasa dekat. Dia yang akan membangunkan gue di sepertiga malam lalu sholat berjamaah. Sambil menunggu Subuh, berbagi tentang ilmu agama. Saat adzan Subuh berkumandang, ia selalu pergi ke Masjid. Whoaa, I pray to Allah that my mate would be like that. Gue nggak mencari kesempurnaan karena jika kita mencari kesempurnaan hidup tidak akan bahagia. Apapun kekurangannya akan gue terima, dan saling melengkapi kekurangan satu sama lain.
            Jadi, terutama untuk para ukhti (cewek, perempuan, wanita, girl) hehe.. Gue kasih tau ya.. ciri cowok yang mencintai Allah itu, saat dia jatuh cinta sama lo dia akan menjauh karena nggak mau mengotori hati lo. Namun, jika sudah tiba saatnya dia akan datang melamar lo. JEDEER. Haha. Meleleh kan? ups..

            Gitu dulu ya. Jangan lupa Ramadhan diisi dengan baca Al Qur’an yang lebih dari biasanya. Kan kalo Ramadhan tanpa baca Al Qur’an kayaknya mobil pemadam kebakaran tanpa uwiwuiwuwiw. Sama kalo sholat tarawih nggak usah cepet-cepet. Lo kan mau sholat niatnya bukan mau balapan. Oiya gue mau share kutipan yang ngena banget dari Imam Syafi’i yang ngepas banget sama gue. “Aku cinta para shalihin meski diriku bukan bagian dari mereka. Dan aku membenci para pendurhaka meski diriku berlumur dosa.” Tenang guys sebanyak apapun dosa kita Allah Maha Pengampun kok :’) nih firman-Nya “Semua musibah yang menimpa kalian, itu disebabkan kemaksiatan yang kalian lakukan. Dan Dia telah mengampuni banyak dosa.” (QS. As-Syuro : 30) semoga bermanfaat yak! Kalo ada salah apapun gue minta maaf ya. Jazakumullahu khoiron. Wassalamu’alaikum..

Welcome Ramadhan

            Assalamu’alaikum para pembaca yang sedang berbahagia. Iya kan bahagia? Harusnya iya dong kan hari ini hari pertama bulan Ramadhan. Alhamdulillah ya kita masih bisa ketemu bulan suci tahun ini. Gue baru muncul sekarang. Soalnya kemarin-kemarin gue sibuk cari sekolah baru.
            Secara nem gue cuma 34 pun ditambah piagam. Hiks, gue gagal dapet rata-rata 9. At least 8, berapa gitu gue udah bersyukurlah. Gara-gara nem yang mepet gue gagal masuk SMA yang gue impi-impikan. Akhirnya gue pun masuk ke SMA 3 Boyolali. Alhamdulillah saat gue liat jurnal, gue ada di urutan nomor 86 dari 288 peserta didik yang dibutuhkan. Pengumumannya masih tanggal 22 Juni sih, tapi kayaknya gue keterima deh. PD dikit gapapa kan hihi.
            Di sini ada yang tau definisi Ramadhan ga? Yep, Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al Qur’an sebagai petunjuk tersebut; serta sebagai pembeda antara yang hak dan yang batil. Dalam bulan Ramadhan kita sebagai umat Muslim diwajibkan untuk berpuasa selama sebulan penuh. Nah, rencana gue selama bulan Ramadhan gue akan posting full sebulan tentang ilmu-ilmu ataupun fakta-fakta menarik dalam Islam. Entah berapa hari sekali, In Shaa Allah akan terwujud soalnya udah ga sibuk-sibuk banget.
            Nah saat puasa kita nggak cuma menahan haus dan lapar lho guys. Nih ada hadisnya “Barangsiapa tidak meninggalkan ucapan dusta dan berbuat jahat (padahal dia berpuasa), maka Allah SWT tidak butuh ia meninggalkan makan dan minum.” (HR. Bukhari) nah dari hadis di atas dimaksudkan saat kita berpuasa kita nggak boleh berbohong. Nah perbuatan jahat seperti berkata kotor, menggosip bareng kawan-kawan, juga ngomel-ngomel nggak jelas kayak ibu-ibu yang gagal ngutang di toko.
            Selain itu saat Ramadhan pahala yang kita dapat bisa berlipat-lipat lho. Alhamdulillah yak. Pahala sunah dihitung seperti amalan yang hukumnya wajib dan yang berhukum wajib pahalanya akan dilipatgandakan! Uwwooow kapan lagi dapat pahala segampang itu. Maka dari itu yuk berlomba-lomba untuk menuju kemenangan.
            Nah ada juga tiga waktu terkabulnya doa di bulan Ramadhan. Pertama saat sahur. Ternyata orang yang sahur itu didoakan malaikat lho. Kapan lagi bisa didoakan makhluk Allah yang selalu taat? Oiya saat sahur kalo bisa hindari minum teh ya. Karena teh mengandung kafein yang bisa menyebabkan tubuh cepat dehidrasi. Jadi, mending air putih deh. Atau yang lebih sehat susu hangat. Kalo sahur gue saranin makan telur deh yang bisa membuat tubuh kuat dan tidak lemas saat menjalani ibadah puasa. Yang kedua saat berpuasa. Saat berpuasa, jika kita bersungguh-sungguh maka lisan maupun hati akan suci karena dapat menahan hawa nafsu. Nah Allah pasti akan sayang sama kita kan? Yang terakhir saat berbuka puasa. Saat berbuka jangan langsung ambil makanan sana sini tapi berdoalah dengan khusyuk, In Shaa Allah akan dikabulkan. Jika kita berdoa nggak dikabulkan sama Allah brarti ada 2 kemungkinan. Pertama Allah akan mengabulkannya suatu saat, bukan sekarang. Yang kedua Allah has a better plan for you.
Welcome Ramadhan
            Marhaban Ya Ramadhan, selamat datang Ramadhanu ya habib. Tamu yang mulia sudah datang. Mari kita layani tamu kita dengan baik. Jalani apa yang diharapkan oleh bulan Ramadhan. Kita harus bisa jadi tuan rumah yang baik.
            Gue ada tips jitu nih supaya kita selalu cmungudth. Eh kenapa gue jadi nulis dengan EYD yang diselewengkan. Entahlah. Ada yang mau tahu? Hayoo mau tahu aja apa tau banget. Ya udah nggak usah sampe gebrak-gebrak laptop, kasian laptopnya.
            Tips jitunya adalah...
            ANGGAPLAH BULAN RAMADHAN TAHUN INI SEBAGAI BULAN RAMADHAN TERAKHIR UNTUK KITA. Kurang jelas nggak? Atau fontnya perlu gue gedein lagi? Nggak usah aja ya. Kan kita nggak tau umur kita sampe berapa. Ya kalo seribu tahun kalo hanya seumur jagung. Hanya Allah yang tahu.

            Segitu dulu ya post hari ini. Oiya kalo selama gue ngeblog ada salah yang gue sengaja maupun nggak gue sengaja maafin ya. Semoga puasa lo lancar hari ini! Don’t forget to look at your window, who knew someone else need your help! Wassalamu’alaikum Wr. Wb
Ramadhan is OTW

Ramadhan is OTW


            Assalamu’alaikum kawan-kawan. Gimana kabar lo hari ini? Semoga dalam keadaan yang sehat wal afiat dan selalu dilindungi Allah SWT ya. Hari ini hari Jum’at lho. Jangan lupa ya mengamalkan sunah-sunah seperti memperbanyak shalawat, membaca Surah Al Kahfi, memperbanyak doa, dan banyak-banyak sedekah.
            Adapun amalan Jum’at bagi laki-laki yaitu mandi, bersiwak, memakai wangi-wangian, memakai pakaian terbaik, berangkat memnghadiri sholat Jum’at lebih awal, shalat sunah ketika sampai di masjid, dan menyimak khatib berkutbah. Gimana? Susah nggak? Harusnya enggak dong kalo lo udah niat. Toh, nanti dapat pahala yang besar dari Allah.
            Gue akan bahas tentang Ramadhan. Yeah, Ramadhan akan tiba. Who’s excited? Jangan sampai menyia-nyiakan bulan yang penuh dengan kerahmatan Allah. Bahkan di bulan suci itu ada suatu malam yang spesial. Yap, malam Lailatul Qodar yaitu malam turunnya Al Qur’an. Mari berlomba-lomba untuk menggapai hidayah-Nya.
            Ada pun amalan-amalan yang bisa kita persiapkan mulai dari sekarang guys. Mulai hal-hal yang kecil dulu. Kita sebagai umat Muslim udah tau kan kalo sholat wajib lima waktu adalah tiang agama. Nah, kalo seumpama lo masih tidak tepat melaksanakan sholat lima waktu nah mulai sekarang begitu denger adzan langsung ambil air wudhu dan sholatlah. Jangan sampe mau diatur sama setan yaitu makhluk Allah yang bandel tingkat langit bumi. Karena ada suatu hadis yang mengatakan kalo kita menunda-nunda sholat, kita tidak akan mendapat syafaat di hari akhir. Juga, sholat bisa menghindarkan dari perbuatan keji dan mungkar.
            Kedua, mulai latihan puasa dari sekarang. Caranya? Puasa sunah Senin dan Kamis. Dengan cara itu, kita bisa terlatih untuk puasa. Kalau kita sendiri tidak memulai sekarang, mungkin di bulan Ramadhan nanti kita kaget. “loh kok gue nggak kuat ya?”, “haus nih, laper lagi!” Naudzubillah, jangan sampai kita seperti itu. Memang es teh manis menggoda di siang hari yang panas ketika puasa, tapi lebih menggoda mana selain kita akan masuk surga jika bisa berpuasa dengan baik? Padahal waktu puasa di Indonesia terhitung nggak lama, kan cuma 13 jam. Sementara, di Swedia mencapai 21 jam serta Iceland mencapai 22 jam.
            Nah yang ketiga, mulai bersedekahlah dari hal-hal yang kecil. Bersedekah nggak harus pake uang kok. Islam membuat segalanya menjadi mudah dan indah, tapi janganlah menyepelekan Islam. Senyum pada kerabat sudah terhitung sedekah. Nah, bagi yang biasanya tampangnya kusut, lecek, ditekuk mulai sekarang tersenyumlah dengan ikhlas.
            Selanjutnya, lo bisa berbuat baik pada sesama. Bisa juga dengan melatih kesabaran. Seumpama ada orang yang buat emosi lo naik, lo senyumin aja. Biar dia bertanya-tanya kok lo bisa sesabar itu.
            Ada suatu hadis “Barangsiapa yang bergembira dengan datangnya bulan suci Ramadhan, maka Allah SWT akan mengharamkan jasadnya masuk neraka (HR. Bukhari dan Muslim) tuh baca. Kita kalo udah seneng aja jasad kita diharamkan masuk neraka. Subhanallah, bulan yang benar-benar penuh rahmat yak!
            Intinya kita harus bisa membersihkan jiwa kita mulai dari sekarang untuk menyambut bulan suci. Jangan sampai kita menyia-nyiakan waktu yang ada. Ya, semoga aja umur kita semua masih bisa untuk ketemu bulan Ramadhan. Aamiin.
            Ada juga nih hadis yang bisa memotivasi kita “Apabila Ramadhan telah datang maka dibukakan pintu-pintu surga” (HR. Bukhari dalam Kitab as-Shiyam) nah, ayo yang mau masuk surga berusaha mendapat tiket ke Jannah pada bulan suci. Jangan sampai tempat kembali yang dituju neraka. Ada suatu hadis “Panas api neraka adalah 70 kali dari panasnya api yang biasa dipakai anak cucu Adam untuk memasak (HR. Bukhari). Mengerikan!
            Nah itu dulu deh tentang Ramadhan. Semoga bermanfaat yak! Lakukan dulu hal-hal kecil yang bisa lo perbuat. Sebentar lagi Ramadhan akan tiba. Salah satu tandanya dengan kemunculan iklan sirup *eh. Barakallah. Wassalamu’alaikum!
            

Move On with Youtubers

            Kemarin gue sama temen-temen gue nonton bareng untuk merefresh otak kami setelah UN. Awalnya sih kami masih bingung mau nonton apa. Setelah berdiskusi lewat grup BBM terpilihlah film Youtubers the Movie. Kami memilih film yang bisa membuat kami move on dari rumus-rumus matematika atau fisika. Kayak f(x) = ax+b, J = U1+U2-keduanya+yang tidak dan lainnya.
            Akhirnya gue berangkat bersama enam orang temen gue. Kami janjian pukul sembilan berangkat dari Sanggung. Sayangnya kami semua nggak bisa terbang. Akhirnya mereka naik angkot dari Delanggu dan turun di Sanggung. Gue yang nunggu di Sanggung. Jarak ke Solo masih jauh, kalo aja jalan kaki udah pasti kaki gue bakal krik krik. Yang ada nggak jadi nonton malah pergi ke tukang pijet tunanetra. Untungnya itu semua nggak bener.
            Kami melanjutkan perjalanan kami dari Sanggung ke Kartasura naik angkutan umum. Kalo aja waktu itu pake seragam mungkin tarif yang dikenakan cuma dua ribu, berhubung kami memakai pakaian ala mahasiswa tarif yang dikenakan yaitu tiga ribu. Perjalanan belum sampai di sini. Gue dan temen-temen naik bus Solo Trans untuk melanjutkan perjalanan ke Solo Grand Mall.
            Alhamdulillah, nggak usah lama-lama gue dan temen-temen langsung dapet bus dan kami turun di SGM. Dengan semangat 45 mulailah gue dan temen-temen naik ke lantai paling atas untuk menuju ke gedung bioskop. Kalo nggak salah waktu itu gue sampe di Solo pukul setengah sepuluh pagi. Dan ternyata oh ternyata saking rajinnya bioskopnya belum buka. Yeah, beginilah kalo sekolah berangkatnya mepet mulu tapi kalo urusan buat pergi hangout juaranya. Jangan dicontoh yak.
            Untuk menunggu bioskop buka, kami nongkrong sebentar sambil menikmati Mc’Flurry Choco. Hmm, mumpung mall masih sepi gue dan temen-temen berselfie ria. Kampretnya di tengah-tengah selfie ada sepasang muda-mudi yang duduk tak jauh dari kami. Si cewek nunjuk-nunjuk ke arah kami dan si cowok cekikikan. Mungkin mbaknya mengira kami anak hilang di mall.
            Jam di tangan menunjukkan pukul sebelas lebih lima belas dan bioskop sudah terbuka lebar. Wihiiw. Kami memesan tiket film Youtubers the Movie dan ada tulisan kalo filmnya buat anak tiga belas tahun ke atas. No worries, kami semua udah tiga belas tahun ke atas. Malah ada yang lima puluh ke atas *ehsalah.
            Untuk menunggu film yang dimulai pukul setengah satu kami menunggu adzan sholat Dhuhur dan lagi-lagi, rasanya nggak afdhol kalo belum take some pictures. Kami menuju Mushola yang letaknya deket tempat parkir mobil. Tempatnya sepi dan I guess pasti ada Annabelle bersembunyi di sini. Tapi nggak pedulilah.
            Adzan Dhuhur pun berkumandang dan kami melaksanakan sholat Dhuhur berjamaah. Gue heran, mall yang besar dan mewah musholanya kecil banget. Tempatnya nyempil lagi. Bahkan saat itu hanya sedikit yang melaksanakan sholat Dhuhur padahal pengunjung yang ada begitu banyak dan ramai.
            After that, kami menuju bioskop dan mulailah kami menonton film Youtubers. Openingnya udah kocak banget. Di film itu ada bang Kemal, bang Jovi, dan bang Dovi. Oke sampe tengah-tengah gue bisa menyimpulkan kalo tulisan yang menyatakan film ini untuk anak umur tiga belas tahun ke atas benar-benar salah. Tapi salah satu temen gue tertawa paling keras. Apalagi saat bagian mendrible bola basket, ckck. Filmnya kocak banget, we have no regrets.
            Lo kalo mau nonton gue saranin jangan sama pacar. Kenapa? Ya lihat aja sendiri. Jujur aja gue suka sama endingnya dan kekocakan-kekocakan yang ada. Recommended lah buat pejuang UN yang telah mengakhiri masa perangnya. Setelah itu kami mengisi perut yang keroncongan di salah satu tempat makan dalam mall.

            Pulangnya kami naik bus lagi. Alhamdulillah, gue dan temen-temen bisa nyampe rumah dengan utuh dan nggak cuil. Sekadar pesan aja ya, buat lo yang mau nonton film Youtubers the Movie harus kuat iman dan taqwa. Lhoh? Ya gitu deh. Lo juga harus banyak-banyak positif thinking saat film diputar. Tapi, nggak usah diragukan lagi filmnya menghibur banget. I give 4 of 5 stars. 



Tiketnya panjang amat yak