Posts

Rencana Allah adalah yang Terbaik

Image
Tanggal 21 Februari 2018 kemarin adalah hari deg-degan nasional bagi pelajar-pelajar senior yang udah di ambang masa. Boom boom, waktu seolah-olah seperti granat yang siap meledak setiap saat. Semua menanti-nanti dengan hati berdebar. Lebih deg-degan ketimbang manjat tower lalu teriak auouooo..             Well, hari apakah itu?             Yep             Yep             Yep             Pengumuman kuota 50% kelolosan SNMPTN cuy.             Yup SNMPTN atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri merupakan jalur yang banyak diidamkan para pelajar di sleuruh Indonesia. Kalau lo bisa masuk SNMPTN, jalan bakal mulus banget lah. Tinggal masukin nilai, milih perguruan tinggi negeri (ptn) sekaligus jurusannya. Disini lo bakal disuruh milih 2 perguruan tinggi. Di dalam perguruan tinggi pilihan pertama lo bakal dikasih kesempatan buat milih 2 jurusan sesuai minat. Terus ptn yang dijadikan pilihan kedua cuma dikasih kesempatan milih 1 jurusan. Kalau pas pengumuman, lo dinyatakan lolos dan ber…

Hati yang Independen

Image
Malam yang sunyi. Sesunyi pikiranku yang sedang menerka. Aku yang bingung, aku yang hhh.. besok UH bahasa Jepang 6 bab oi, entah harus ketawa apa mending gue tinggal tidur aja. Hiragana, katakana yang membuat tuing-tuing. Hh, apaan sih paragraf awal yang bener-bener gaje. OK, forget it guys. Doain aja besok gak ketiduran dan lancar ngerjainnya, aamiin. Disini gue ga bakal curhat tentang si hiragana, katakana, kanji, atau pun sebangsa mereka. Cukup gue aja yang mencoba mengerti. Ini berat, biar elo aja jangan gue yaa wkk.. Jadi gini..             Eum, masa SMA sebentar lagi akan berakhir. Kisah paling populer sepanjang masa ketika masa putih abu-abu adalah mengenai kisah kasih di sekolah. Yep, masa SMA identik dengan masa-masa indah buat pacaran (ini kata mereka). Tapi, gue punya pandangan berbeda mengenai hal ini..             Menurut gue sih ya, masa SMA itu nggak melulu mengenai masalah roman picisan. Disini gue belajar banyak hal. Tentang berorganisasi, mengenal banyak tem…

Movie Review : Titanic

Movie Review : Titanic By Zalfaa Azalia Pursita Titanic is a 1997 American epic romance-disaster film  that directed, written, co-produced and co-edited by James Cameron. A fictionalized account of the sinking Titanic, it stars Leonardo DiCaprio (who plays Jack Dawson) and Kate Winslet (who plays  Rose DeWitt Bukater) as members of different social classes who fall in love abroad the ship during its ill-fated maiden voyage. After winning a trip on the RMS Titanic during a dockside card game, Jack Dawson noticed the society girl named Rose DeWitt Bukater who is on her way to Philadelphia to marry her rich snob fiancĂ© Caledon Hockley. Rose was suppose to marry her mother's pick of a fine gentlemen Cal Hockley, who was only attracted to Rose by her beauty and family fortune. Rose however felt she was in a crowded room screaming for help with no one to hear. Jack did hear her, with someone to finally listen, Rose couldn't deny her feelings for Jack anymore. Their love came to a new …

Bahagia itu Sederhana

Tanyakan pada teman sebangkuku, akhir-akhir ini aku sedang berfikir, bahkan merenung. Apa perihal yang membuatku termenung? Ah, masalah klasik namun asyik untuk dibicarakan. Maukah kamu membaca? Baik, akan kuceritakan sebuah hal sederhana namun mengena dalam hati.             Pernahkah kamu berfikir bahwa bahagia itu sederhana? Ya, sangat sederhana dan mudah didapatkan oleh hati yang lapang. Tak perlu membeli gadget terbaru, mobil keluaran baru, atau pun pakaian bermerk keluaran distro terkenal.             Sobat, rasanya hatiku sedang tenggelam dalam sebuah kisah hidup seseorang. Apa itu? Maaf sebelumnya bila aku masih menulis sosok itu. Hmm, tapi sungguh di luar nalar dan logika ada hal besar yang membuka pandanganku.             Percaya tidak bahwa ada seseorang yang seumuran denganku mungkin satu atau dua tahun lebih tua yang hidupnya sangat amat sederhana dan mengesankan. Bukan masalah tampangnya tapi hatinya. Dia, BENAR-BENAR SEDERHANA dan BAIK.             Suatu hal yan…

Sebuah Pesan Perasaan

Image
Angin mengabarkanku keadaan malam ini. Katanya bulan enggan menampakkan diri. Ia mengalah pada rintik hujan yang membasahi bumi, menebar manfaat untuk seluruh kehidupan makhluk-Nya. Aku pun tidak dapat menikmati rayuan malam seperti biasa. Realita menarikku pada sebuah keadaan.             Aku ingat ketika itu, di suatu pagi yang tak terduga. Sebuah pertemuan ditakdirkan oleh Yang Maha Kuasa. Dedaunan seolah menggodaku untuk terus tersenyum. Seperti dulu, saat mata kita bertemu, aku tak mampu memandangmu terlalu lama.             Adalah sepotong rindu yang segera terbayarkan. Namun, apa kabar hati? Apa kau baik-baik saja karena pertemuan itu? Ayolah, aku pun tak bermaksud untuk mengusikmu.             Aku pun bertanya, apakah angin malam ini telah menyampaikan sebuah pesan perasaan yang terdalam? Kepadanya yang memiliki hati paling diam. Yang akhir-akhir ini, kubicarakan perihal dia dengan-Nya.             Sungguh, kamu adalah orang yang baik. Tidak seperti sebagian banyak le…

Ketika Tertawan Diantara Dua Pilihan

Image
EA EA EA, what’s up bro? Kalau boleh curcol gue baru seneng nih, plong juga. Iyess, a lot of things has changed my mind lately. Yeah, I must scream out loud, ea ea.. Haduh, perasaan kalau gue nulis di blog kok kayak pecicilan gini ya. Tapi, percayalah sebenernya gue ga pecicilan gini kok, haha..             Gue mau cerita nih tentang perang yang baru aja gue lalui. Bukan, gue nggak ikut-ikutan menyerang negara api sama Aang the legend of air, tapi maksud gue adalah perang batin. Beuh, perang batin tuh rasanya nyesek-nyesek gimana gitu. Kan kalau perang di film-film bisa ditonton, seru. Lah ini tempatnya di hati, hanya gue dan Allah yang tahu.             Gue udah kelas 12 yang kalau kebanyakan atau umumnya pasti berpikiran akan melanjutkan ke jenjang universitas. Liat temen-temen gue, sibuk cari buku SBMPTN, ikut try out SBM, harap-harap cemas masuk SNMPTN, dan mulai daftar perguruan tinggi swasta buat jaga-jaga kalau di PTN ga keterima. Pokoknya, no tranquilly was there unt…

Kutemukan Cinta di Edinburgh

Image