Posts

Ingin Rehat Dalam Dekapan-Nya

Image
Every single person certainly feel bored about something. Pretend to show if everything goes well but indeed, he/she hide away something that very bad to feel. Yeah, gue tulis tulisan ini ketika rintik hujan menyapa. Sama kayak perasaan gue, hati baru gerimis.             Pernah nggak sih lo merasa jemu akan sesuatu? Kayak kalau disuruh minum yogurt tiap hari pasti eneg kan. Emang sih yogurt itu enak dan bermanfaat tapi ada titik jenuhnya juga kan? Nah, it’s a bad or good news gue merasa bimbang, ragu, dan tentu saja bosan. It’s all about school life. Kenapa gue bisa bilang bosen? Semenjak diberlakukan lima hari kerja, dampak psikologi siswa masih banyak yang belum siap. Termasuk gue.. kalau ada tugas seabrek, kapan ngerjain. Gue sampai rumah sekitar jam 4, ikut kegiatan di deket rumah sampai jam setengah enam, lalu sholat, makan, sholat isa’, bantuin ortu.. dan paling nggak baru bisa sampai meja belajar sekitar jam 8. Itu pun teklak-tekluk karena nguantuk.. Ya Allah, siangnya nggak tid…

Ketika Hati Berbicara

Image
“Gimana sih Zal, apa kurangnya si doi. Tampan, calon tentara, macho. Yakin, gamau?” What thee.. apa reaksi lo ketika ditodong pertanyaan macem itu? Ketika dihadapkan dua pilihan, atas dasar apa lo memilih? Gue yang masih remaja juga bingung kalau ditembak pertanyaan macam itu. Tapi, ya emang gitu ding.. semua ini berawal saat..             Di pagi hari yang cerah di Salatiga, ketika gue ingin pergi ke Cimory dan Umbul Tirtomulyo, saat itu gue menikmati perjalanan kesana. Pemandangan nan elok, membuat diri teringat atas asma-Nya yang mulia. Seketika itu lamunan gue buyar saat nada dering whatsapp menjerit, minta diperhatiin eh maksudnya minta dibaca.             Di notif, ada nomor nggak dikenal yang mengirim whatsapp ke gue. Siapa? Who? Apakah si Zayn Malik yang ingin menanyakan keseriusan gue? Atau si Jack Dawson yang tiba-tiba kembali ke abad 20 dan ingin melakukan pencarian Rose dengan bantuan gue? Apaan dah, ngaco bener. Gue agak was-was saat itu. Maklum, gue nggak mau ke…

JANGANLAH MEMANDANGNYA BERBEDA

Image
Dari jauh aku selalu memerhatikannya. Di setiap langkahnya, kucoba untuk membantunya dalam meraih sesuatu. Ketika ia terjatuh dan pedih, aku siap untuk menjadi orang pertama yang akan memeluknya. Memberikan kehangatan yang sulit untuk ia dapatkan.             Tak usah bersedih apalagi takut. Rasakanlah kehadiranku yang penuh dengan kasih. Di setiap langkahnya, ada aku yang siap menggandeng tangannya. Menjadi penumbuh akar-akar kehidupan yang hampir saja layu karena redupnya semangat hidup.             Tak lupa, mari sertakan Allah dalam cerita ini. Dengan-Nya, aku akan lebih hebat saat menjadi penyemangat kala ia rapuh. Bersama-Nya, ia akan menemukan dunia indah penuh warna yang belum pernah ia jamah. Bersama-Nya pula, akan lebih tegar dan tabah ketika aku membimbingnya dalam kebaikan. Laa haula wa laa quwwata illaa billahil ‘aliyyil’adzim... Kekurangan fisik telah menjadikannya seseorang yang dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Apakah hanya karena ia seseorang yang berk…

F L A S H B A C K

Melihat, menyapa masa lalu, kutersenyum Di acara itu, semua sibuk menyiapkan Apalagi aku yang ricuh karena tidak siap menjadi MC hari itu Ketika aku bertanya “Bagaimana?” Seseorang hanya menggeleng dan tersenyum. Gemuruh dalam jiwa Mengusik damainya kalbu Dalam diam, mulutku berbisik sesuatu Kau dengar? Senyumku dapat menerjemahkan semua pertanyaanmu Sayang, kau memang tidak pandai membaca suasana Seorang aku yang gugup kala itu, masih sama gugupnya Ketika hari ini Jam ini Menit ini Detik ini Melihat foto kegiatan saat itu Sudahlah, biarlah aku latihan dulu Jadi esok lusa, bisa lebih siap menjadi MC Juga, biarlah kau belajar Belajar memahami makna-makna tersirat dalam hidup

Pengalaman Menggunakan Sebuah Cadar

Image
Malam terasa sunyi. Detik demi detik mengisahkan bahagia dan luka. Silih berganti. Tak terlambat sedikit pun. Dan ternyata diriku sedang dilanda flu yang butuh amunisi banyak tissue untuk malam ini.             Hadeh, apaan sih wkk.. Gaje banget. Nah, pada kesempatan kali ini gue akan bahas tentang cadar. Iya cadar. Salah satu atribut wanita Muslimah yang dipakai pas keluar rumah. Langsung aja yuk..             Kalian udah tau kan, apa itu cadar? Yap betul! Kayak semacem kain yang menutupi wajah Muslimah untuk menghindari fitnah. Tapi, apakah lo merasa asing dengan cadar? Pertanyaan ini khusus Muslim. Sekali lagi, apakah lo merasa asing dengan cadar?             Kalau enggak, ya alhamdulillah berarti hati kalian udah melek tentang syariat Islam. Bagi yang merasa asing, maaf sebelumnya, coba tanyakan ke hati kalian, sejauh mana ilmu-ilmu syari’at yang telah dipelajari? Belajar agama dari SD-sekarang, dengan cadar aja masih merasa asing? Well, to be honestly, sebelum gue berhijr…

Kearifan Hikmah Kisah Ronggeng dan Seorang Prajurit

Image
“Kau juga jangan khawatir atas semuanya. Sejauh apa pun kau pergi, jika aku adalah tempatmu untuk pulang, dengan skenario-Nya yang terhebat kau akan datang. Sama-sama lebih siap dan kuat untuk menghadapi badai cobaan di depan sana.”
Eaak, paragraf pertama udah pernah gue tulis dimana yak? Yups, bener banget! Di artikel gue sebelumnya yang berjudul “Sebuah Kisah Perpisahan”. Ah, tapi gue nggak ingin membahas suatu memori yang membawa sepotong hati kehilangan daya semangatnya.             Fakta atau opini, perpisahan adalah hal nggak mengenakkan dalam hidup. Ketika sebuah sapaan menjadi hilang, wajah yang selalu diharapkan muncul tiba-tiba raib karena harus pergi, dan sebuah kisah antara dua insan yang saling merindu pun dimulai. Dimulai ketika perpisahan. Dengan harap-harap cemas, terus menunggu hingga waktu yang menjawab apakah orang itu memang buatnya atau bukan.             Hmm, jujur sih gue pengen cerita ke kalian tentang karya sastra tahun 1980-an. Bagi ibuk-ibuk bapak-bapak pengunj…